Bisa Bahaya, BMKG Larang Masyarakat Bangun Tenda Mandiri di Dekat Lembah

- 24 November 2022, 21:09 WIB
Longsor akibat gempa Cianjur.
Longsor akibat gempa Cianjur. /Pikiran Rakyat/BAMBANG ARIFIANTO

PIKIRAN RAKYAT - BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) melarang masyarakat untuk membangun tenda mandiri sebagai posko pengungsian dengan lokasi di dekat lereng atau lembah.

Gempa Cianjur terjadi pada Senin, 21 November 2022 pukul 13.21 WIB dengan kekuatan 5,2 magnitudo.

Hingga Kamis, 24 November 2022, gempa susulan terus terjadi, bahkan setiap hari bisa mencapai ratusan kali dengan kekuatan yang lebih kecil.

Rusaknya rumah masyarakat akibat gempa Cianjur, membuat mereka harus mencari tempat berlindung hingga situasi membaik dan rumah direnovasi.

Baca Juga: Google Maps di Jawa Barat Mendadak Berwarna Merah, Ada Apa?

Pada awal usai terjadi gempa Cianjur, sejumlah masyarakat membangun posko pengungsian mandiri di dekat lereng atau lembah.

Pembangunan posko pengungsian mandiri yang terletak di dekat lembah tersebut kemudian ditegur BMKG.

"Mohon lokasi pengungsian jangan terlalu dekat dengan pinggir lembah. Mohon ada yang turun, semakin ke arah lapangan semakin aman," kata kepala BMKG, Dwikorita Karnawati.

Baca Juga: BMKG Ungkap Perkembangan Gempa Cianjur, Masyarakat Diminta Tenang

Halaman:

Editor: Christina Kasih Nugrahaeni

Sumber: Antara

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x