BMKG Ungkap Perkembangan Gempa Cianjur, Masyarakat Diminta Tenang

- 24 November 2022, 20:59 WIB
Kondisi bangunan rusak akibat gempa magnitudo 5,6 di Sukamana, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa, 22 November 2022.
Kondisi bangunan rusak akibat gempa magnitudo 5,6 di Sukamana, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa, 22 November 2022. /Antara/ Wahyu Putro A

PIKIRAN RAKYAT - BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) mengungkapkan perkembangan terakhir terkait gempa Cianjur.

Gempa Cianjur terjadi pada Senin, 21 November 2022 pukul 13.21 WIB dengan kekuatan 5,2 magnitudo.

Hingga Kamis, 24 November 2022, gempa susulan terus terjadi, bahkan setiap hari bisa mencapai ratusan kali dengan kekuatan yang lebih kecil.

"Gempa susulan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat masih terjadi pada hari keempat tetap kekuatannya semakin melemah," kata kepala BMKG, Dwikorita Karnawati.

Baca Juga: Google Maps di Jawa Barat Mendadak Berwarna Merah, Ada Apa?

Penyampaian yang diberikan Dwikorita Karnawati mengenai gempa susulan tersebut dimaksudkan supaya masyarakat tidak panik.

Pasalnya, gempa Cianjur menorehkan kepanikan dan trauma bagi sejumlah masyarakat.

Hal tersebut disebabkan gempa Cianjur merusak banyak bangunan, termasuk rumah warga, menelan 271 korban jiwa, dan menyebabkan tanah longsor yang juga menimbun sejumlah masyarakat yang hingga saat ini terus dicari.

"Perlu kami sampaikan perkembangan terakhir, supaya masyarakat semakin tenang," ujar Dwikorita Karnawati.

Halaman:

Editor: Christina Kasih Nugrahaeni

Sumber: Antara

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x