Gugus Tugas Jabar Gelar Rapid Test untuk Peserta UTBK di Tujuh Kampus

- 7 Juli 2020, 18:43 WIB
Peserta dan panitia UTBK 2020 di 7 perguruan tinggi Jabar akan melaksanakan rapid test yang dipilih secara random oleh Gugus Tugas Covid-19. /Pikiran-Rakyat.com/Ade Bayu Indra

PIKIRAN RAKYAT - Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat (Jabar) menggelar rapid test terhadap peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 di tujuh kampus di Jabar yakni Unpad, ITB, ISBI, UPI (Bandung), IPB (Bogor), UNSIKA (Karawang), dan UNSIL (Tasikmalaya).

Rapid test Covid-19 ini dimulai pada Selasa 07 Juli 2020 di empat kampus yakni UPI, ISBI, UNSIKA, dan IPB hingga berikutnya satu per satu dilakukan ke tiga kampus lainnya.

Menurut Ketua Divisi Pelacakan Kontak Deteksi Dini Pengujian Massal dan Manajemen Laboratorium Gugus Tugas Jabar Siska Gerfianti, rapid test terhadap calon mahasiswa itu dilakukan dengan random sampling atau pengambilan sampel secara acak.

Baca Juga: 5 Manfaat Bersepeda, Salah Satunya Mampu Tingkatkan Kesehatan Mental

“Jadwal untuk pemeriksaan (Covid-19) random sampling ini kami sudah berkoordinasi dengan (tujuh) perguruan tinggi yang disebutkan dan akan berlangsung sampai dengan 21 Juli 2020, terakhir itu di ITB,” ucap Siska dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 07 Juli 2020.

loading...

Adapun random sampling dari sekitar 88 ribu calon mahasiswa yang akan mengikuti UTBK di Unpad, ITB, ISBI, UPI, IPB, UNSIKA, dan UNSIL itu sebanyak 1 persen atau kurang lebih 900 orang, termasuk juga panitia yang ada di tujuh perguruan tinggi tersebut.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar Daud Achmad melaporkan data terbaru terkait kasus Covid-19 di Jabar.

Baca Juga: Peneliti Ungkap Cikal Bakal Dinosaurus Hanya Seukuran Handphone

Hingga Selasa (7/7) pukul 17:16 WIB, terdapat 3.779 kasus terkonfirmasi, 1.836 kasus aktif, 1.763 kasus sembuh, dan 180 orang meninggal dunia.

Halaman:

Editor: Rahmad Maulana


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X