Sekda Jabar Sebut SDM PKH Harus Dibekali Edukasi Kelola Bansos Tunai

- 4 Juli 2020, 18:57 WIB
Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Setiawan Wangsaatmaja mewakili Gubernur Jabar memberikan sambutan dalam penutupan Rapat Koordinasi Teknis dan Peningkatan Kualitas SDM PKH di Mason Pine Hotel, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu 04 Juli 2020. /DOK HUMAS PEMPROV JABAR

PIKIRAN RAKYAT - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja mewakili Gubernur Jabar memberikan sambutan dalam penutupan Rapat Koordinasi Teknis dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Mason Pine Hotel, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu 04 Juli 2020.

Dalam sambutannya, Setiawan menyambut positif rapat teknis sebagai langkah strategis peningkatan pelaksanaan PKH Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI), khususnya bagi para koordinator kecamatan sehingga diharapkan menjadi tauladan SDM PKH.

Selain itu, Setiawan berharap agar SDM PKH juga diberi edukasi terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) dan konsumsinya. Pasalnya, SDM PKH terutama koordinator kecamatan berperan penting mengawal proses pencairan bansos agar tepat dan aman sampai di tangan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Baca Juga: Hanya 200 Unit, Kawasaki Umumkan Tanggal Pre-Order ZX-25R

"Pesan kepada SDM PKH, dari sisi penyaluran dan konsumsi mohon diajarkan. Khawatir (KPM) jika diberi tunai, tidak bijak menggunakannya," ucap Setiawan.

loading...

"Karena kami (Pemprov Jabar) pun sesuai hasil penelitian, (bantuan) yang disalurkan itu lebih baik tunai dan non tunai pangan. Sembako yang diberikan pun sesuai nilai gizi. Jadi edukasi untuk konsumsi itu penting," katanya.

Bansos PKH Kemensos sendiri menjadi salah satu dari sembilan pintu bantuan bagi warga Jabar di masa pandemi Covid-19 ini.

Sembilan pintu bantuan dari pemerintah itu adalah bansos PKH, Kartu Sembako, Kartu Pra Kerja, bansos presiden di Bodebek (Bogor-Depok-Bekasi), Dana Desa, bansos tunai Kemensos, bansos kabupaten/kota, bansos provinsi, serta Gerakan Nasi Bungkus (Gasibu).

Baca Juga: 5 Cara Merawat Kucing Lokal Menurut Dokter Hewan, Rajin Dimandikan Jadi Kunci

Halaman:

Editor: Rahmad Maulana


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X