Berpotensi Mengganggu Pasokan, PLN Ingatkan Bahaya Main Layang-layang Dekat Jaringan Listrik

- 1 Juli 2020, 16:30 WIB
SEORANG anak bermain layang-layang di dekat proyek jalan di Cikarang Kabupaten Bekasi, Rabu (1/7/2020). PLN mengingatkan bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik bisa membahayakan.* /Pikiran-rakyat.com/TOMMI ANDRYANDY

PIKIRAN RAKYAT - PLN Unit Pelayanan 3 Cikarang mengingatkan warga agar tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik. Selain dapat mengganggu aliran listrik, juga membahayakan keselamatan.

Manajer PLN UP3 Cikarang Ahmad Syauki mengatakan, di masa pandemi banyak warga yang meluangkan waktunya untuk bermain layang-layang.

Tidak hanya anak usia sekolah yang hingga kini masih belajar dan beraktivitas dari rumah, orang dewasa pun banyak yang menghabiskan waktu dengan bermain layang-layang.

Baca Juga: Everton vs Leicester City: Misi The Foxes Pertahankan 3 Besar

Hanya, Syauki mengingatkan warga harus memerhatikan lokasi bermain, jangan sampai berdekatan dengan jaringan listrik. Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir, pasokan listrik kerap terhenti yang disebabkan ada layang-layang yang menyangkut.

“Bisa dikatakan ini musim layang-layang namun perlu diwaspadai, PLN meminta agar bermain layangan jangan dekat jaringan, karena bisa berpotensi menyebabkan layangan tersebut jatuh dan tersangkut jaringan listrik, ini yang berbahaya. Karena dapat menghentikan pasokan listrik masyarakat. Kejadian ini kerap terjadi belakangan di sini,” kata Syauki, di Cikarang, Rabu, 1 Juli 2020.

loading...

Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 2 Tahun 2019 tentang Ruang Bebas dan Jarak Bebas Minimum pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), melarang membangun bangunan dan menanam tanaman yang memasuki ruang bebas minimum serta dilarang bermain layang-layang dengan menggunakan benang konduktif di sekitar jalur transmisi baik SUTT maupun Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).

Baca Juga: Isuzu Astra Dukung Kebijakan Kurangi Pemakaian Plastik

“Karena juga dapat membahayakan keselamatan jiwa selain mengganggu kontinuitas penyaluran listrik kepada masyarakat,” katanya.

Menurut dia, bermain layang-layang sudah menjadi bagian dari tradisi yang membudaya di hampir seluruh daerah di Indonesia. Namun, sebaiknya dilaksanakan di area yang jauh dari jaringan instalasi listrik.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X