Kisah Mayor Utarya, Menjadi Nama Jalan di Kota Tasikmalaya dan Gugur Dibacok Kuduknya

- 1 Juli 2020, 05:55 WIB
Pengendara melintasi Jalan Mayor Utarya, Kota Tasikmalalaya, Sabtu, 27 Juni 2020. Utarya merupakan perwira teritorial Divisi Siliwangi yang gugur dalam konflik pemerintah dan DI/TII. /Pikiran-rakyat.com/BAMBANG ARIFIANTO

PIKIRAN RAKYAT – Ruas jalan di pusat keramaian dan deretan perkantoran di Kota Tasikmalaya punya kisah terkait nama yang disandangnya.

Namun, tak banyak warga mengetahui kiprah sosok pejuang yang gugur dalam pergolakan perjuangan kemerdekaan saat negara ini masih berusia dini. Pikiran-rakyat.com mengupasnya.

Terentang di antara Jalan Tentara Pelajar, KHZ Mustafa, ruas jalan itu menyimpan cerita. Warga mengenalnya dengan nama Jalan Mayor Utarya.

Baca Juga: Isuzu Nyatakan Komitmennya di Segmen Kendaraan Niaga

Di dekatnya, berdiri bangunan-bangunan aset Kabupaten Tasikmalaya yang tersisa di Kota Tasikmalaya, yakni Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil,  Dinas Koperasi  UKM dan Tenaga Kerja.

Lalu siapa Mayor Utarya? Kenapa nama itu dilekatkan menjadi nama ruas jalan di pusat perkotaan dan kawasan Masjd Agung Kota Tasikmalaya?  Kendati memakai nama salah satu pejuang kemerdekaan , kisahnya justru terlupakan.

loading...

"Kirang uninga (tidak tahu)" kata Budi, 56 tahun, juru parkir saat ditanya siapakah Mayor Utarya, Sabtu, 27 Juni 2020.

 Baca Juga: Libya Sudah Rencana Produksi, Harga Minyak Justru Kembali Turun

Padahal Budi bekerja dan bermukim di sekitar ruas jalan yang berada di Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang tersebut. Meski demikian, tuturnya, Jalan Mayor Utarya sudah ada sejak lama.

Kiprah Mayor Utarya bisa ditemukan dalam Buku Siliwangi Dari Masa Ke Masa. Utarya gugur dalam pergolakan perlawanan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) di Tasikmalaya puluhan tahun lalu.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X