Booster Masih 30 Persen, Ridwan Kamil Sebut Vaksin ke-3 Sama Pentingnya dengan Dosis 1 dan 2

- 4 Agustus 2022, 14:06 WIB
Capaian vaksin booster di Jawa Barat baru mencapai 36,01 persen hingga 3 Agustus 2022 dari total sasaran 37,9 juta.
Capaian vaksin booster di Jawa Barat baru mencapai 36,01 persen hingga 3 Agustus 2022 dari total sasaran 37,9 juta. /Pixabay/ronstik

PIKIRAN RAKYAT - Capaian vaksin booster pertama atau vaksin ketiga di Jawa Barat baru mencapai 36,01 persen hingga 3 Agustus 2022 dari total sasaran 37,9 juta jiwa.

Hal itu tentunya masih perlu diakselerasi mengingat jumlah capaian vaksinasi dosis 1 sudah mencapai 96,43 persen dan dosis kedua sudah 83, 64 persen.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut ada tantangan sehingga capaian vaksin ketiga atau booster pertama di Jabar belum melesat.

"Apapun kekurangan kelebihan statistik terus akan kita tingkatkan. Seperti kita tahu dinamika vaksin ini tidak sesederhana itu. Kini orang merasa Covidnya sudah beres sehingga antusiasme vaksin 1-2 berbeda dengan booster dan ini tantangan,"tuturnya usai Ceramah Kebangsaan di SOR Arcamanik, Kota Bandung, Kamis 4 Agustus 2022.

Baca Juga: Terkuak Isi Surat Wasiat Kopda Muslimin untuk Sang Anak yang Ditemukan TNI: Ayah...

Dengan demikian, Ridwan meminta semua pihak turut berperan termasuk media untuk mendorong masyarakat memanfaatkan kehadiran vaksin ketiga ini.

"Tolong bantu mengingatkan agar urgensi booster ini bisa sampai di masyarakat,"ucapnya.

Sementara itu, saat ini pemerintah telah memulai memberikan vaksin dosis keempat atau booster kedua.

"Untuk dosis keempat sesuai arahan pemerintah pusat ini hanya untuk pihak-pihak yang menangani Covid langsung seperti halnya booster yang pertama itu didahulukan nakes, aparatur menangani covid baru nanti ujungnya ke masyarakat,"katanya.

"Dan masyarakat ada dua, masyarakat yang profesinya rawan interaksi sampai ke masyarakat yang lain-lain. Saya kira nanti kita laporkan kenaikan dan progresnya," kata Ridwan menambahkan.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI mulai memberikan vaksinasi Covid-19 booster ke-2 pada Jumat 29 Juli 2022.

Penerima vaksinasi booster ke-2 itu difokuskan bagi sumber daya manusia (SDM) kesehatan berjumlah 1,9 juta orang.

Perkembangan kasus Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) menunjukkan bahwa akhir-akhir ini terjadi peningkatan kembali kasus Covid-19 di Indonesia. SDM kesehatan merupakan kelompok yang memiliki risiko tinggi terpapar Covid-19.

Dengan mempertimbangkan semakin banyaknya jumlah tenaga kesehatan yang terinfeksi Covid-19 dan rekomendasi Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization/ITAGI) berdasarkan surat nomor ITAGI/SR/11/2022 tanggal 27 Juni 2022, maka diperlukan upaya untuk memberikan vaksinasi Covid-19 dosis booster ke-2 bagi SDM kesehatan.

Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit mengeluarkan surat edaran nomor HK.02.02/C/3615/2022 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster ke-2 bagi SDM Kesehatan.

Baca Juga: Kompolnas: Bharada E Mungkin Dikenakan Pasal Lain Selain Pasal 338 Jo Pasal 55 dan 56 KUHP

Surat Edaran Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster 2

Surat edaran ini dimaksudkan untuk meningkatkan dukungan dan kerja sama pemerintah daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan penyelenggara layanan imunisasi, baik pemerintah maupun swasta, dalam melakukan vaksinasi Covid-19 booster ke-2 bagi SDM kesehatan.

Dengan demikian seluruh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, dan pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan yang melaksanakan vaksinasi Covid-19 booster ke-2 bagi SDM kesehatan mulai Jumat 29 Juli 2022.

Vaksin yang dapat digunakan untuk dosis booster ke-2 ini adalah vaksin Covid-19 yang telah mendapatkan Persetujuan Penggunaan Dalam Kondisi Darurat Atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan memperhatikan ketersediaan vaksin yang ada.

Pemberian vaksinasi Covid-19 dosis booster ke-2 tersebut diberikan dengan interval 6 bulan sejak vaksinasi dosis booster pertama.

Vaksinasi Covid-19 dosis booster ke-2 bagi SDM kesehatan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan dan atau di pos pelayanan vaksinasi Covid-19.(Novianti Nurulliah)***

Editor: Tita Salsabila


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network