Akui Tak Memiliki Anggaran, Pemkab Tasikmalaya Belum Bisa Perbaiki Jembatan Desa Cayur dan Desa Sindangkasih

- 30 Juni 2022, 21:15 WIB
Ilustrasi jembatan. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengakui, tidak bisa berbuat banyak dalam memperbaiki infrastruktur yang rusak, setelah Covid-19 menerjang
Ilustrasi jembatan. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengakui, tidak bisa berbuat banyak dalam memperbaiki infrastruktur yang rusak, setelah Covid-19 menerjang /Pixabay/esudroff.

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengakui, tidak bisa berbuat banyak dalam memperbaiki infrastruktur yang rusak, setelah Covid-19 menerjang 2020 lalu.

Hal itu pun yang terjadi pada rencana perbaikan jembatan Desa Cayur dan Desa Sindangkasih, Kecamatan Cikatomas.

Setelah putus tersapu derasnya sungai Cimedang pada 2016 lalu, Pemkab Tasikmalaya sebenarnya sudah berencana memperbaiki jembatan itu pada tahun 2021.

Namun, akibat refocusing anggaran, rencana ini pun akhirnya gagal dilakukan. Bupati Ade Sugianto menyampaikan permohonan maaf akibat belum dibangunnya jembatan tersebut akibat keterbatasan anggaran.

Baca Juga: KSAD Dudung Abdurrachman: TNI Jangan Mau Jadi Jongos

Apa lagi, dalam dua tahun ini, bertepatan dengan masa Covid-19 yang mulai memuncak.

Akibatnya, anggaran yang seharusnya digunakan untuk perbaikan infrastruktur pun digeser dan lebih difokuskan untuk penanganan Covid-19 hingga tingkat RT, RW, dan desa.

"Akibat keterbatasan kemampuan APBD karena Covid-19, bukan hanya satu jembatan yang tidak bisa diperbaiki, sangat banyak. Termasuk kerusakan jalan. Sebab 40 persen anggaran kita, termasuk desa untuk penanganan Covid-19," ujar Ade, Rabu 29 Juni 2022.

Masalah Ade menjelaskan, kesulitan tersebut tidak berhenti di situ. Sebab, kini muncul permasalahan baru.

Halaman:

Editor: Tita Salsabila


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network