Pesisir Ciemas Kabupaten Sukabumi Akan Menjadi Sentra Udang Nasional

- 4 Juni 2020, 07:03 WIB
UDANG.*/DOK. PR /null

PIKIRAN RAKYAT – Tambak udang di pesisir selatan Palabuhanratu,  Kabupaten Sukabumi  akan menjadi sentra pengembangan budidaya udang berkelanjutan. Areal pertambakan  udang yang berada di Kecamatan Ciemas ini menjadi daerah kelima yang tersebar di lima Provinsi.

Pertambakan udang ini, mulai dilirik untuk dikembangkan menjadi lokasi model klaster tambak udang di Kabupaten Sukabumi.

"Lokasi yang rencananya akan dijadikan tambak undang berkelanjutan berada di Kecamatan Ciemas. Terkait aturan dan tata ruangnya sudah ada.  Pesisir Ciemas merupakan area pertambakan,” kata Bupati Sukabumi, Marwan Hamami. 

Baca Juga: Arab Saudi Alami Masa Sulit Jika Kehilangan Pendapatan dari Penyelenggaraan Haji

Marwan Hamami mengatakan, potensi udang di Kabupaten Sukabumi sangat melimpah. Apalagi wilayah selatan masih belum tercemar dibandingkan dibeberapa daerah lainnya. 

”Sekarang sedang dijajaki. Nanti Sukabumi akan menjadi menjadi demplot  tambak udang," katanya. 

Direktur Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Slamet Soebjakto mengatakan, pesisir laut di Ciemas menjadi model percontohan tambak udang berkelanjutan. 

Baca Juga: Bingung akan Kebijakan New Normal, Perusahaan Transportasi Kandangkan Puluhan Busnya di Garasi

“Sehingga, dalam menarik air dari laut dan ke laut lagi secara bersih. Termasuk kaidah cara budidaya yang baik akan dilakukan. Indonesia memiliki potensi untuk dibuat model percontohan tambak berkelanjutan," katanya.

Dari hasil kajian para ahli,  kata Slamet, udang masih menempati satu komoditas strategis sampai puluhan tahun ke depan. Selama ini udang disenangi masyarakat dunia.

"Indonesia sendiri merupakan penghasil udang nomor 2 dunia setelah India. Makanya, prospek pengembangan udang akan menjadi unggulan hingga beberapa tahun ke depan," katanya. ***

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X