Protokol Kesehatan Transportasi Umum di Purwakarta Diawasi Ketat Polisi

- 3 Juni 2020, 17:37 WIB
PEMERIKSAAN armada travel untuk mempersiapkan penerapan AKB di Purwakarta.* /Dok. Polres Purwakarta

PIKIRAN RAKYAT - Petugas kepolisian melakukan pengecekan protokol kesehatan yang diterapkan oleh angkutan umum travel di Kabupaten Purwakarta. Kegiatan itu untuk mempersiapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

"Rata-rata (perusahaan travel) sudah melakukan protokol kesehatan yang diminta," kata Kepala Polisi Resor Purwakarta Ajun Komisaris Besar Indra Setiawan dalam keterangan persnya setelah pengecekan tersebut, Rabu 3 Juni 2020.

Personel kepolisian memeriksa langsung ke sejumlah perusahaan travel di Kabupaten Purwakarta. Perusahaan tersebut diketahui melayani angkutan massal dalam jumlah terbatas menggunakan armada microbus.

Baca Juga: Beredar Isu 2 Pedagang di Pasar Haur Puncuh Positif COVID-19, Puskesmas Puter Beri Klarifikasi

Untuk jenis armada tersebut, protokol kesehatan dinilai harus lebih ketat diterapkannya. Pasalnya, jarak antar penumpang lebih dekat dan mereka berada di ruangan yang cukup sempit selama menempuh perjalanan beberapa jam.

"Setiap trevel harus terus menetapkan protokol kesehatan, seperti selalu menjaga kebersihan dengan rajin cuci tangan, tetap memakai masker, dan Physical Distancing (bagi para penumpang)," tutur Indra menjelaskan. Upaya tersebut untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Bekasi Command Center Percepat Respon Pengaduan Pelanggan PLN

Armada travel biasa melakukan perjalanan ke luar daerah, seperti Bandung dan Jakarta sebelum ada pandemi Covid-19. Namun, saat ini diakui belum semua travel beroperasi penuh, khususnya untuk travel yang melayani perjalanan ke wilayah Jakarta.

"Belum ada armada yang ke arah Jakarta, karena masih ada pembatasan (kendaraan dari luar daerah) di Jakarta dan peminat yang ke arah Jakarta juga tidak ada," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Purwakarta Ajun Komisaris Zanuar Cahyo Wibowo.

Baca Juga: Laju Penambahan Kasus Positif Covid-19 Kembali Tertahan Selama 4 Hari di Kota Tasikmalaya

Menurut pemantauannya, perusahaan travel di Purwakarta umumnya baru melayani perjalanan ke Bandung. Mereka disebut sempat tidak beroperasi sama sekali saat pemerintah daerah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Meskipun operasional moda transportasi umum mulai diperbolehkan lagi, Zanuar meminta masyarakat tetap waspada. "Kami mengimbau agar para penumpang yang menggunakan jasa angkutan umum atau trevel untuk mematuhi protokol kesehatan," ujarnya.

Baca Juga: Jurnalis Menjadi Korban dalam Aksi Protes AS, Tingkatkan Kecemasan pada Media

Ke depannya, aparat kepolisian masih akan terus melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan angkutan umum lainnya. Salah satunya ialah bus antar kota antar provinsi yang melintas di wilayah Purwakarta.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X