Tiga Warganya Positif Covid-19, Desa Samida di Garut Diisolasi

- 29 Mei 2020, 19:47 WIB
WAKIL Bupati Garut Helmi Budiman (tengah) berbincang membahas penanganan wabah COVID-19 di Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat, 29 Mei 2020.* /Diskominfo Garut

PIKIRAN RAKYAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, memutuskan untuk mengkarantina Desa Samida, Kecamatan Selaawi selama 14 hari.

Hal ini dilakukan menyusul adanya tiga orang warga desa tersebut yang dinyatakan positif Covid-19.

"Kita telah putuskan untuk mengkarantina Desa Samida yang direncanakan selama 14 hari tepatnya hingga wilayah tersebut dinyatakan bersih dari Covid-19," kata Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman saat melakukan kegiatan peninjauan ke Desa Samida, Kecamatan Selaawi, Jumat 29 Mei 2020.

 Baca Juga: Masyarakat Laporkan Dua Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Jember: Kami Panggil Saksi dan Pelapor

Helmi menyebutkan, selain karantina untuk Desa Samida, Pemkab Garut juga telah memutuskan untuk menerapkan PSBB untuk wilayah Selaawi.

Baru-baru ini, di Samida juga didapatkan pasien baru Covid-19 sehingga harus benar-benar diawasi.    

Tingkat reproduksi Covid-19 di wilayah Samida menurut Helmi terbilang tinggi. Hal ini dapat dilihat dari jumlah ODP dan PDP-nya yang terbilang tinggi dibanding desa lainnya di Garut.

 Baca Juga: Ridwan Kamil Minta KPU Jabar Inovatif di Tengah Pandemi

Dikatakannya, penerapan karantina rencananya akan dilaksanakan di satu desa akan tetapi yang sudah jelas akan diterapkan di satu dusun. Sedangkan wilayah lain, akan dipantau ketat perkembangannya.

"Di dusun yang akan kita terapkan karantina di Desa Samida ini sudah ada warganya yang dinyatakan berstatus ODP, PDP, dan juga yang positif Covid-19. Karantina akan kita lakukan terhadap 560 KK yang ada di sana," ujarnya.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X