Anggota DPRD Pangandaran yang Bubarkan Tempat Isolasi Saat Malam Takbiran Dilaporkan ke Polisi

- 29 Mei 2020, 17:25 WIB
PEMBUBARAN tempat isolasi khusus pemudik di Desa Kertaharja oleh seorang anggota DPRD di Kab Pangandaran berlanjut ke pelaporan ke polisi.* /AGUS KUSNADI/KP

PIKIRAN RAKYAT – Dituduh telah menghalang-halangi penyelenggaraan karantina orang yang sedang di isolasi Covid-19, seorang anggota DPRD di Kabupaten Pangandaran Oman Rohman dilaporkan ke polisi. 

Gugus Tugas Covid-19 Desa Kertaharja Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran telah melaporkan terkait pembubaran tempat isolasi khusus bagi pemudik oleh salahsatu anggota DPRD Kab Pangandaran pada Sabtu, 23 Mei 2020 atau pada saat malam takbiran jelang hari raya Idul Fitri kemarin.

Hal tersebut dibuktikan melalui surat tanda bukti pelaporan Nomo LP/07/B/V/2020/JBR/SPK RES CMS/SEK CIMERAK tanggal 27 Mei 2020 yang dilaporkan oleh Ketua Gugus Tugas Covid-19 Desa Kertaharja Masluh kepada pihak Polsek Cimerak.

Baca Juga: Setelah Tutup Karena COVID-19, Pabrik Suzuki di Indonesia Akhirnya Kembali Beroperasi

Kepala Polisi Sektor Cimerak Inspektur Satu Budi Purwanto membenarkan adanya pelaporan terkait pembubaran tempat isolasi khusus pemudik yang dilakukan oleh anggota DPRD di Kab Pangandaran.

"Benar kami sudah menerima laporan dan sudah memeriksa dari tiga saksi diantaranya anggota Linmas dan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Desa Kertaharja yang juga menjabat sebagai Kepala Desa," ungkap Budi, Jumat, 29 Mei 2020.

Lanjut Budi, sementara terlapor yang bernama H. Oman Rohman selaku anggota DPRD dikenakan pasal 355 ayat 1 KUHP dan Junto pasal 9 Undang-Undang nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan.

 Baca Juga: 12 Kota Kabupaten di Jawa Barat Lanjut PSBB, 15 Daerah Terapkan Adaptasi New Normal

"Nanti kena pasalnya yang mana, tapi dua-duanya memenuhi unsur," ujarnya.

Untuk sementara kata Budi, baru ada tiga saksi yang sudah diperiksa, dan jumlah saksi bisa berkembang, karena ada 21 orang pemudik yang di isolasi yang dibubarkan, sebagian bisa dijadikan sebagai saksi.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X