Budidaya Kangkung dan Lele Ala Polisi, Bismo : Untuk Ketahanan Pangan di Era New Normal

- 29 Mei 2020, 08:25 WIB
KAPOLRES Majalengka Ajun Komisaris Besar Bismo Teguh Prakoso saat memanen kangkung dan ikan lele di Mapolsek Talaga.* /TATI PURNAWATI/"KC"

PIKIRAN RAKYAT - Puluhan ember berukuran besar berisi tanaman kangkung yang ditanam lewat budidaya hidroponik berderet di belakang Markas Polsek Talaga, di depan deretan ember beberapa petak kolam ikan kecil dengan dengan air nan jernih penuh ikan mas.

Di ember bagian bawah tanaman kangkung terdapat sejumlah ikan lele yang juga sengaja ditanam memanfaatkan air yang ada serta kotorannya bisa memupuk tanaman kangkung agar bisa tumbuh subur tanpa harus memupuk secara khusus, dan hasilnya luar biasa. “Sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui.”  

Pola pertanian tersebut, menurut Kapolres Majalengka, dilakukan setiap Polsek di lingkungan Polres Majalengka untuk mendukung pola ketahanan pangan, baik yang memiliki lahan tanah di sekitar  Mapolsek ataupun yang lahannya telah habis, namun tetap masih bisa bertani dengan budidaya hidroponik dengan memanfaatkan teras kantor.

Baca Juga: Kabupaten Indramayu Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19 Usai Lebaran

“Terlebih di tengah pandemi Covid-19 harus bisa maksimal memanfaatkan potensi yang tersedia di pekarangan,” ungkap Kapolres  Majalengka Ajun Komisaris Besar Bismo Teguh Prakoso saat memanen kangkung dan ikan lele di Mapolsek Talaga, dan membagikannya kepada masyarakat, Kamis 28 Mei 2020.

Polsek Talaga yang dipimpin AKP Agus Romi, menurut Kapolres, telah lebih dulu melaksanakan program inovasi Ketahanan Pangan dengan budidaya ikan mas, kangkung dan lele. Dipilih ikan lele karena lele lebih tahan terhadap kondisi air apapun dan dalam median apapun dan gizinya tinggi. Kangkung juga lebih cepat dipanen dan mudah ditanam.

Baca Juga: Laut Selatan ‘Murka’, Nelayan Ujung Genteng Rugi Ratusan Juta Rupiah

“Ember besar bisa masuk beberapa ekor ikan lele dan cepat berkembang walaupun medianya hanya ember. Sedangkan ikan mas bisa ditanam di kolam kecil dengan air mengalir kebetulan di Talaga air cukup banyak,” ungkap Bismo yang telah mengintruksikan semua Polsek untuk melakukan hal serupa dengan inovasi yang berbeda.

Hasil dari budidaya tersebut, menurutnya, bisa dimanfaatkan untuk membantu masyarakat terlebih di tengah pandemi yang segalanya serba terbatas. Seperti hasil panen kangkung dan ikan di Polsek Talaga langsung dibagikan kepada keluarga kurang mampu.

“Ini awal menanam 12 kg ikan lele, sebagian di ember sebagian di kolam, hasil panen sekarang  mencapai 250 kg,” katanya.

Baca Juga: Penampakan dan Suasana Konser Orkestra Era COVID-19, Ruangan Kosong dan Hening

Menurutnya, di tengah pandemi  perlu adanya antisipasi pengadaan pangan diantaranya dengan menciptakan lahan pertanian baru, dengan menanam sayuran, budidaya ikan yang diharapkan mampu menghasilkan ketersediaan bahan makanan di keluarga.

“Wabah Covid-19 yang menyebar telah memberikan dampak besar terhadap ketersediaan stok pangan, sehingga perlu disiapkan lahan pertanian dan perikanan baru. Ini cara yang efektif untuk mencegah terjadinya krisis pangan yang menjadi kebutuhan pokok setiap keluarga,” kata Bismo.

Baca Juga: Usai Kontak dengan Saudara dari Bandung, Pedagang Positif Covid-19 dan Pasar Ditutup 14 Hari

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X