Heboh 1 Keluarga Positif Covid-19 di Bekasi, Wali Kota Tegaskan Bukan Tertular Saat Shalat Id

- 26 Mei 2020, 20:15 WIB
ILUSTRASI- salat Idul Fitri 1441 Hijriah dengan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 di Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu, 24 Mei 2020.*
ILUSTRASI- salat Idul Fitri 1441 Hijriah dengan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 di Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu, 24 Mei 2020.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi  menegaskan, keluarga positif COVID-19 di Perumnas 1 Kota Bekasi, Jawa Barat, tidak tertular saat shalat Id berjemaah.

Meski memang mereka sempat mengikuti shalat Idul Fitri di masjid setempat, Minggu, 24 Mei 2020, sebelum akhirnya dijemput petugas ber-APD dengan ambulans.

"Sebenarnya bukan saat shalat Id. Mereka sudah sakit ketika shalat. Kenapa dia cepat ditemukan, karena dia sakit lalu kita tes swab," katanya di Bekasi, Selasa, 26 Mei 2020.

Baca Juga: Tidak Ada Kasus Baru Covid-19, DIY Umumkan Banyak Pasien Telah Sembuh

Setelah kasus itu terungkap, jajaran Dinas Kesehatan Kota Bekasi beserta aparatur terkait segera melakukan pelacakan terhadap warga yang berpotensi tertular, termasuk jamaah masjid.

"Otomatis harus dilakukan tracing. Jadi kita tidak perlu khawatir akan kasus baru, kita semua tim medis kita sudah bergerak di RT/RW," katanya, seperti dikutip dari Antara.

Rahmat sekaligus mengklarifikasi kabar yang menyebutkan bahwa keluarga yang terinfeksi COVID-19 tertular saat berada di masjid.

Baca Juga: Serba Manis, Baekhyun EXO Tampil Berbeda dalam MV Solo 'Candy'

"Ini bukan karena shalat Id. Ini ditambah-tambahin aja," katanya.

Pemkot Bekasi memang mengizinkan ratusan masjid menyelenggarakan salat idul fitri berjemaah, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Warga Jalan Tenggiri I RW04 Kayuringin, Bekasi Selatan yang terjangkit COVID-19 masing-masing berinisial BS (istri), S (suami), dan kedua anaknya BT serta BH.

Baca Juga: Spanyol Berkabung 10 Hari, untuk Hampir 30.000 Warganya yang Meninggal Akibat Covid-19

Saat ini rumah tetangga di sekitar lingkungan pasien telah dikarantina selama 14 hari ke depan.

"Pasien sudah kita isolasi di RSUD," katanya.

Meski demikian, jika tanpa penyakit bawaan lainnya, keempat anggota keluarga itu diizinkan pulang untuk karantina di rumah.***

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X