Selasa, 26 Mei 2020

Semua Pasien Positif Covid-19 Sembuh, Bukan Berarti Karawang Bebas Corona

- 24 Mei 2020, 07:15 WIB
JURU Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Karawang Fitra Hergyana.* Ali Khumaini/ANTARA /

PIKIRAN RAKYAT – Kabar gembira mengenai perkembangan penanganan kasus Covid-19 di Indonesia datang dari Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Karawang menyatakan semua pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di daerah itu dinyatakan sembuh.

Juru Bicara Gugus Tugas Fitra Hergyana di Karawang, mengatakan semua pasien positif terjangkit virus corona jenis baru yang berjumlah 20 orang, saat ini sudah dinyatakan sembuh.

Baca Juga: Bos Liverpool Pesimistis Suporter Bisa Penuhi Lagi Stadion dalam Waktu Dekat

"Alhamdulillah 100 persen kesembuhan," katanya, seperti dilansir Antara, Sabtu, 23 Mei 2020.

Meski begitu, kata dia, bukan berarti Karawang sudah bebas dari virus corona karena setiap hari masih terjadi penambahan pasien dari reaktif tes cepat, pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), serta orang tanpa gejala (OTG).

Bahkan. kata dia, tidak menutup kemungkinan akan bertambah jika perilaku masyarakat tidak peduli terkait dengan anjuran pemerintah dalam pencegahan virus corona.

Baca Juga: Jelang Lebaran, PBSI Salurkan Paket Sembako untuk Staf dan Karyawan

Pihaknya tetap mengimbau masyarakat tetap mematuhi anjuran pemerintah dalam upaya pencegahan penularan COVID-19.

Saat ini, jumlah orang reaktif tes cepat mencapai 245 orang, terdiri atas 30 orang masih dalam observasi, 193 orang sembuh, dan 22 orang meninggal dunia.

Total jumlah PDP 343 orang terdiri atas 36 orang masih dalam pengawasan, 282 dinyatakan sembuh, dan 25 orang meninggal dunia.

Baca Juga: Khawatir Terpapar Virus Corona, Chelsea Izinkan N'Golo Kante Latihan di Rumah

Jumlah ODP 4.778 orang terdiri atas 1.028 orang masih dalam pemantauan, 3.747 orang selesai pemantauan, dan tiga orang meninggal dunia.

Jumlah OTG 778 orang terdiri atas 599 orang selesai pemantauan dan 179 orang masih dalam pemantauan.***

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X