Sabtu, 30 Mei 2020

Sempat Nihil 2 Hari, Kasus Covid-19 Kabupaten Bogor Bertambah Lagi

- 23 Mei 2020, 08:23 WIB
BUPATI Bogor, Ade Yasin saat melihat peta Kabupaten Bogor di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Cibinong Kabupaten Bogor Jawa Barat.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Jumlah pasien virus corona COVID-19 di Kabupaten Bogor Jawa Barat kembali bertambah empat orang, setelah dua hari berturut-turut nihil alias tanpa pertambahan kasus.

"Terkonfirmasi empat tambahan kasus positif baru, perempuan usia 17 tahun asal Cileungsi, perempuan usia 46 tahun asal Gunung Putri, laki-laki usia 52 tahun asal Bojonggede, dan laki-laki usia 32 tahun asal Bojonggede," kata Bupati Bogor Ade Yasin dalam keterangan tertulisnya, di Bogor, Jumat, 22 Mei 2020 seperti dilaporkan Antara.

Pada periode yang sama, dilaporkan adanya satu pasien COVID-19 di Kabupaten Bogor berhasil sembuh dan sebanyak enam orang pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia.

Baca Juga: Hanura Jabar Bagikan Sembako untuk Sopir Transportasi Online

Hingga Jumat malam, terdapat 179 pasien COVID-19 di Kabupaten Bogor, sebanyak 36 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh dari COVID-19 dan 12 orang lainnya dilaporkan meninggal dunia.

Di samping itu Pemkab Bogor juga mencatat ada sebanyak 1.526 orang dalam pemantauan (ODP), 1.265 di antaranya sudah selesai dipantau, dan 1.468 PDP, 1.615 di antaranya sudah selesai diawasi.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor itu menyebutkan, 179 pasien COVID-19 itu berdomisili di 19 kecamatan di Kabupaten Bogor. Dari 19 kecamatan, Gunung Putri merupakan wilayah dengan pasien COVID-19 terbanyak, yakni 30 orang. Kemudian wilayah terbanyak kedua yaitu Kecamatan Cileungsi, 25 orang.

Baca Juga: Update Virus Corona di Dunia Sabtu, 23 Mei 2020, AS Catat Lebih dari 1.200 Kematian dalam Sehari

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bogor mengumumkan nihilnya kasus penularan virus corona COVID-19 di Kabupaten Bogor Jawa Barat selama dua hari berturut-turut pada Rabu-Kamis 21 Mei 2020, meski angka penularan di tingkat nasional sedang mengalami peningkatan tertinggi selama pandemi.***

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X