Ridwan Kamil Ajak Bobotoh Lawan COVID-19 dengan Taat Aturan

- 19 Mei 2020, 19:40 WIB
GUBERNUR Jabar sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Ridwan Kamil menerima bantuan dari Persib Bandung di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa 19 Mei 2020. /Dok. HUMAS PEMPROV JABAR

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) melalui Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar menerima bantuan dari PT Persib Bandung Bermartabat berupa satu unit ventilator, 2.500 hazmat suit, dan 50.000 masker.

Bantuan diterima langsung oleh Gubernur Jabar sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa 19 Mei 2020.

"Hari ini sangat membahagiakan kami, karena keluarga besar Persib sedang melakukan bela negara. Kita sedang perang melawan COVID-19 yang menghancurkan banyak dimensi kehidupan," ungkap Kang Emil.

Baca Juga: MUI Jawa Barat Tegaskan Fatwa untuk Salat Idulfitri di Rumah Saja

Pada agenda tersebut, Kang Emil pun tak lupa menyapa para pendukung Persib dan menyapa suporter yang dijuluki Bobotoh itu untuk disiplin menaati aturan pemerintah agar penanggulangan COVID-19 semakin cepat dan optimal.

"Maka kalau cinta kepada Persib, cinta kepada sepak bola, taati aturan pemerintah, jauhi kerumunan, jangan mudik, semoga penanganan COVID-19 yang sudah baik ini bisa dipertahankan, itu pesannya, salam Bobotoh dari saya," ucap Kang Emil.

Selain itu, Kang Emil melaporkan bahwa pada Rabu 20 Mei pihaknya akan mengumumkan hasil evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tingkat Provinsi Jabar.

Sejak diterapkan pada Rabu 6 Mei lalu, jumlah pasien di rumah sakit menurun, angka kematian menurun, serta tingkat kesembuhan naik dua kali lipat.

Baca Juga: PSBB Lanjut, tapi Pasar dan Mal di Cirebon Buka Seperti Biasa

"Sebelum PSBB (Jabar) kasus satu bulanan per harinya bisa sampai (sekitar) 40 kasus, setelah PSBB turun setengahnya," kata Kang Emil.

"Pasien di rumah sakit sebelum PSBB sampai 500 yang harus dirawat, sekarang malah turun sampai 250-an. Dan dari 100 persen ruangan isolasi yang dipakai per hari ini turun jadi 30 persen," tambahnya.

Halaman:

Editor: Rahmad Maulana


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X