PSBB Kota Bogor Resmi Diperpanjang, Sederet Sanksi Menanti Pelanggar

- 13 Mei 2020, 13:20 WIB
ILUSTRASI sosialisasi PSBB.* /ARMIN ABDUL JABBAR/PR

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Kota Bogor resmi memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Rabu 13 Mei 2020. PSBB tahap III yang berlangsung hingga 26 Mei 2020 ini dipastikan akan lebih ketat, karena Pemerintah Kota Bogor sudah membuat daftar sanksi bagi para pelanggarnya.

Sanksi tersebut termuat dalam Peraturan Wali Kota Nomor 37 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Penerapan Sanksi Pelanggaran PSBB. Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut, sanksi-sanksi ini yang membedakan, antara pelaksanaan PSBB tahap I, dan tahap II.

“Perkembangan Covid-19 dua minggu terakhir, setelah kita analisa hasilnya memang menunjukkan ada kurva yang melandai. Artinya perkembangan kasus positif minim, dan orang yang sembuh terus bertambah. Tetapi kita tidak bisa lengah, harus tetap waspada karena Kota Bogor masih dekat dengan daerah yang menunjukkan pertumbuhan kasus yang cukup tinggi,” ujar Bima Arya, Rabu 13 Mei 2020.

Baca Juga: Kisah Cinta Hesti Purwadinata dan Edo Borne, Kepincut Saat Nonton TV hingga Sempat Dilarang Manajer

Antisipasi juga perlu dilakukan mengingat umat Muslim akan merayakan Idul Fitri 2020 dua pekan ke depan. Sanksi dan pengawasan yang ketat perlu direalisasikan untuk mengantisipasi mudik lokal di kawasan Jabodetabek. Sanksi perlu ditegakkan karena dua minggu terakhir pelaksanaan PSBB tahap II, masih ditemui banyak pelanggaran di lapangan.

loading...

“Saya pastikan sanksi di PSBB tahap III ini lebih tegas bagi pelanggar, baik perorangan maupun perusahaan. Semua diatur dalam Perwali. Sebagai contoh, bagi seseorang yang tidak menggunakan masker di luar rumah dan fasilitas umum, maka sanksi yang ditetapkan mulai dari kerja sosial membersihkan fasilitas umum atau denda Rp 50 ribu hingga Rp 250 ribu,” ujar Bima Arya.

Teknis pemberian sanksi akan dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bogor didampingi TNI atau Polri. Bima menyebut, sanksi juga berlaku bagi setiap pimpinan tempat kerja atau kantor yang tidak dikecualikan dan kedapatan melanggar aturan.

Baca Juga: Berbincang Serius selama 3 Menit, Gibran Rakabuming Akui Terima Pesan Rahasia dari Ganjar Pranowo

Sanksi yang diberikan yakni penghentian sementara aktivitas kerja di tempat kerja selama PSBB dan dikenakan sanksi administratif berupa penyegelan tempat kerja atau denda Rp 1 juta hingga Rp 10 juta.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X