Agar Pabrik Tetap Beroperasi, Bupati Bogor Wajibkan Setiap Pegawai Ikuti Rapid Test

- 14 April 2020, 18:35 WIB
BUPATI Bogor Ade Yasin.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Bupati Bogor, Ade Yasin memberikan beberapa langkah untuk menyelamatkan sektor ekonomi, seperti pabrik-pabrik yang masih beroperasi. 

Setelah konsultasi dan disetujui oleh Gubernur Ridwan Kamil, Ade mewajibkan setiap pegawai pabrik untuk mengikuti pemeriksaan rapid test. 

Ia mengatakan bahwa hasil rapid test tersebut nantinya dapat menjadi acuan lanjutan mengenai pabrik itu tetap bisa beroperasi atau tidak. 

Baca Juga: Perangi COVID-19, Tim Gabungan di Surabaya Langsungkan Patroli Sekaligus Rapid Test

Ade menilai, hasil rapid test para pegawai itu nantinya bisa menjadi acuan pabrik bisa tetap beroperasi atau tidak. Jika hasilnya nihil, maka pabrik tetap boleh lanjut beroparasi.

Namun, bila ada salah satunya yang terindikasi Covid-19, maka pihak perusahaan perlu membuat komitmen khusus dengan Pemkab Bogor.

Artikel ini sebelumnya telah tayang di Pikiranrakyat-tasikmalaya.com dengan judul "Jelang PSBB di Bodebek, Simak Syarat Pabrik untuk Tetap Beroperasi"

"Banyak perusahaan satu pabriknya 7.000 karyawan, kalau diberhentikan gimana nasibnya, juga kalau tak diberhentikan gimana dengan penerapan PSBB. Maka, harus ada komitmen perusahaan dengan pemda," jelas Ade dalam keterangan yang dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com melalui Kantor Berita Antara pada 14 April 2020.

Baca Juga: Cabuli Anak di Bawah Umur, Pemuda di Tapanrejo Langsung Diamankan Polisi

Halaman:

Editor: Yuni

Sumber: Pikiran Rakyat Tasikmalaya


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X