Rabu, 3 Juni 2020

Dianggap Berisiko Terpapar Covid-19, Sejumlah Wartawan Sukabumi Jalani Rapid Test

- 7 April 2020, 06:59 WIB
RAPID test Covid-19 bagi wartawan Sukabumi.* /Ahmad Rayadie/

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Senin, 6 April 2020, memfasilitasi wartawan untuk melakukan rapid test covid 19.  Pengambilan sample darah yang berlangsung di Pusat Informasi dan Koordinasi Covid -19 Kabupaten Sukabumi di Pendopo Sukabumi Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi dihadiri Bupati Sukabumi, Marwan Hamami. 

Selain mengikuti rapid test covid-19, Marwan Hamami menyerahkan bantuan berupa masker kepada seluruh wartawan yang hadir 

"Wartawan yang memiliki tugas sebagai penyaji informasi memiliki risiko penularan covid-19 dalam pencarian berita, sehingga wartawan termasuk orang dalam risiko (ODR)," katanya. 

Baca Juga: Permukaan Air Terus Meningkat, Warga Sekitar Waduk Jatigede Resah

Marwan mengatakan, tugas bekerja di lapangan dan bertemu dengan sejumlah orang bagi wartawan sangat rentan terpapar covid-19. Sehingga perlu dites terkait kondisi kesehatannya. Apalagi di tengah pandemi covid-19.

"Makanya kami mengupayakan rapid test terhadap wartawan. Hal itupun sebagai bentuk implementasi edaran Dewan Pers, hari ini, semua wartawan dilakukan rapid test," katanya. 

Kegiatan wartawan sangat membantu dalam penyampaian edukasi dan sosialisasi bagaimana penanganan dan pencegahan covid-19.

Baca Juga: Update Virus Corona di Dunia 7 April 2020, 50 Persen Kasus di Korea Selatan Telah Sembuh

Tak hanya itu, Pemkab Sukabumi berencana memberikan kartu rujukan bagi wartawan. Kartu tersebut bisa digunakan untuk mendapatkan fasilitas kesehatan di sejumlah pusat pelayanan kesehatan milik Pemerintah Sukabumi.

"Kartu yang akan dibagikan ke wartawan ini, bisa digunakan untuk pengecekan awal ketika ada gejala ke Rumah Sakit pemerintah ataupun Puskesmas secara gratis. Terutama selama masa pandemi covid-19," ucapnya.

Selain itu, Marwan Hamami mengajak masyarakat untuk menggunakan masker. Apalagi penggunaan masker saat ini, selain rekomendasi WHO juga diwajibkan oleh Pemerintah Pusat.

Baca Juga: BERITA BAIK Satu Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Sukabumi Sembuh

"Kita akan mengajak dan mengoptimalkan UMKM untuk membuat masker. Hal itu untuk memenuhi kebutuhan masker masyarakat. Peran serta masyarakat dalam penggunaan masker merupakan bentuk pencegahan dan proses penanggulangan covid-19," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X