Minggu, 7 Juni 2020

Sejumlah Pasar Modern di Kabupaten Purwakarta Terancam Dicabut Izinnya

- 6 April 2020, 18:46 WIB
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika meninjau pasar swalayan modern untuk memastikan pelaksanaan Standar operasional prosedur kesehatan, Senin (6/4/2020).* /HILMI ABDUL HALIM/PR

PIKIRAN RAKYAT - Pasar swalayan modern di Kabupaten Purwakarta masih ada yang belum mematuhi standar operasional prosedur kesehatan. Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengancam mencabut izin operasional tempat tersebut.

"Bupati sudah mengeluarkan surat edaran untuk toko-toko ritel modern untuk menerapkan SOP kesehatan, tapi belum semua menjalankan," kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Purwakarta, Karliati Djuanda, Senin 6 April 2020. 

Menurutnya, surat edaran terkait telah disampaikan sejak pertengahan Maret 2020 lalu ke seluruh pengelola toko ritel dan pasar swalayan modern di Purwakarta. SOP yang diminta dalam edaran tersebut untuk mencegah penyebaran virus corona atau Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Baca Juga: Pengakuan Bek Manchester City Kyle Walker Usai Pesta Seks Bersama 2 PSK di Apartemennya

Namun, Karliati mengakui masih ada pengelola tempat yang belum melakukan SOP tersebut.

"Setelah dilakukan dua hingga tiga kali oleh petugas, mereka baru menjalankannya. Terutama di toko-toko ritel kecil," ujarnya menyesalkan.

Hal serupa ternyata juga masih terjadi di pasar swalayan modern yang cukup besar. Kondisi tersebut diketahui setelah Bupati bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Purwakarta meninjau ke salah satu tempat perbelanjaan serupa.

Baca Juga: Wajib Gunakan Masker Cegah COVID-19, Bupati Bandung: Jika Tidak Pakai akan Ditertibkan

"Banyak yang mengadu dari warga masyarakat ternyata tempat perbelanjaan modern masih cuek-cuek saja. Sanksinya kalau tidak menerapkan SOP akan kami tutup operasionalnya," tutur Anne saat ditemui di kantornya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X