Pencairan Dana Kerahiman Korban Terdampak Jalur Rel Ganda Tertunda, Tersisa 877 Keluarga

- 2 April 2020, 15:45 WIB
WARGAmelintasi rumah kosong terdampak proyek jalur rel ganda Bogor Sukabumi di Kecamatan Bogor Selatan, belum lama ini.* /WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI/"PR"

PIKIRAN RAKYAT - Sebanyak 877 keluarga  korban terdampak proyek jalur  rel ganda Bogor-Sukabumi harus lebih bersabar menunggu  proses pencairan dana kerahiman.  Pemerintah Kota Bogor memastikan, pencairan dana kerahiman untuk 877 keluarga tersebut harus tertunda  karena  wabah virus corona.

Camat Bogor Selatan  Hidayatullah mengatakan,  pencairan uang kerahiman tahap II seharusnya dijadwalkan  pada akhir Maret 2020.  Namun demikian, pencairan tidak bisa dilakukan lantaran semua unsur  pemerintah, baik dari pusat hingga daerah, sedang berkonsentrasi untuk menanggulangi wabah Covid-19.

“Sesuai instruksi Gubernur, ditunda dulu sampai waktu yang belum ditentukan,” ujar Hidayatullah, Kamis, 2 April 2020.

Baca Juga: Besaran Iuran BPJS Kesehatan Belum Kembali ke Semula, Padahal Kenaikan telah Dibatalkan MA

Menurut Hidayat,  sejauh ini sebagian besar  warga terdampak proyek jalur rel ganda sudah menerima  dana kerahiman. Dari 1.966 bidang lahan, 5.878 jiwa, dan 1.619 keluarga yang tersebar di tujuh kelurahan di Kecamatan Bogor Selatan, hanya dua kelurahan yang belum menerima dana tersebut.

“Kelurahan Bondongan, Lawanggintung, Genteng, Kertamaya,  Cipaku sudah terima semua,  yang belum Empang dan Batutulis,” kata Hidayatullah.

Sejauh ini, Pemerintah Kota Bogor terus menjalin komunikasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, terkait tindaklanjut pencairan uang kerahiman.  Namun demikian, Pemkot Bogor tak memiliki wewenang untuk melakukan intervensi.

Baca Juga: Suami-Istri Berprofesi Dokter Spesialis Positif COVID-19, Ternyata Pulang dari Jakarta

“Kita juga menunggu, koordinasi terus dilakukan. Kami juga tidak tinggal diam, kita coba fasilitasi warga terdampak dengan memberikan bantuan program rumah tidak layak huni,” kata Hidayatullah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Syarif Hidayat mengatakan, saat ini pihak kecamatan dan kelurahan yang wilayahnya terdampak jalur rel ganda masih terus mendata berapa warga yang betul-betul terdampak dan telah menerima uang kerahiman.  Ade mempersilakan warga yang sudah menerima dana kerahiman untuk membangun rumah.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X