Kamis, 28 Mei 2020

Dalam Sepekan, Lapak Asik BP Jamsostek Cabang Bekasi Kota Terima 756 Klaim JHT

- 1 April 2020, 17:51 WIB
Gedung BP Jamsostek. * /Foto: Dok. BP Jamsostek

PIKIRAN RAKYAT - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Kota memastikan layanan bagi peserta yang ingin memproses klaim tetap berjalan normal, meskipun memberlakukan mekanisme layanan 'daring'.

Mekanisme layanan 'daring' diberlakukan sejak 23 Maret 2020 sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona.

"Kami namakan layanan ini sebagai Lapak Asik, yakni pelayanan tanpa kontak fisik. Meski tak ada kontak fisik, tapi proses klaim peserta tetap diproses seperti biasanya," kata Kepala BP Jamsostek Cabang Bekasi Kota Mariansah, Rabu, 1 April 2020.

Baca Juga: Bawaslu Klaim Sudah Seizin Mendagri Soal Pelantikan Tiga Pejabat di Kabupaten Bandung

Sepekan menjalankan Lapak Asik, BP Jamsostek telah menampung 756 klaim Jaminan Hari Tua dari peserta. Dari jumlah klaim yang masuk tersebut, sebanyak 471 diantaranya telah dibayarkan.

"Sisanya masih diproses. Selama berkas yang diperlukan lengkap, pencairan bisa segera diproses," katanya.

Baca Juga: Dampak Pandemi Covid-19 Meluas, P2N Dukung Peluncuran Kartu Prakerja

Mariansah pun merinci mekanisme Lapak Asik yang masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. Peserta harus lebih dulu mendaftar secara daring melalui aplikasi BPJSTKU atau laman resmi antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id

Setelah itu peserta mengunduh dokumen-dokumen yang diperlukan dan mengirimkannya melalui surat elektronik pada alamat yang didaftarkan.

"Petugas kami akan melakukan verifikasi berkas dan segera mengontak peserta melalui panggilan video untuk menyampaikan status pengajuan klaim," katanya.

Baca Juga: Pandemi Virus Corona, Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Makin Tertekan

Terhadap peserta yang mengalami kendala saat pengunduhan berkas-berkas, diminta untuk menyerahkannya ke Kantor BP Jamsostek melalui 'drop box'.

"Tetap tidak ada kontak fisik layanan tatap muka antara peserta dengan pegawai kami yang juga menjalankan tugasnya dari rumah. Kami pastikan penyelesaian proses tidak ada perbedaan antara layanan tatap muka dengan metode 'daring' ini," katanya. ***

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X