Senin, 25 Mei 2020

Gotong Royong Lawan Penyebaran Covid-19

- 31 Maret 2020, 18:00 WIB
Ijah Hartini, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat. /DOK. Humas DPRD Jabar

PIKIRAN RAKYAT - Dalam laman www.pikiran-rakyat.com disebutkan bahwa kasus positif corona di Jawa Barat sebanyak 119, dengan total kasus di Indonesia sebanyak 1.155 (data 29 Maret 2020 pukul 07.30 WIB).

Namun jika kita lihat untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) corona di Jawa Barat ada sekitar 5.419 dimana 1.515 telah selesai pemantauan dan 3.904 masih proses pemantauan. Hal ini tentu perlu perhatian serius dan harus ditangani segera.

Ijah Hartini, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat untuk Dapil Jabar 13 yang meliputi Kabupaten Kuningan, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran, memaparkan bahwa setiap daerah harus mewaspadai penyebaran virus ini dan berkomitmen memutus mata rantai penyebarannya.

Baca Juga: Tangani Covid-19, Pemprov Jabar Bersinergi dengan Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta

"Seperti yang terlihat di Pangandaran. Meski tidak ada korban, tapi semua elemen masyarakat dan pemerintah bergotong-royong saling bersatu untuk melakukan pencegahan. Banyak relawan yang berinisiatif menyumbangkan ide dan tenaganya secara sukarela. Bahkan, di tengah langkanya masker dan sanitizer, edukasi untuk pembuatan sanitizer sendiri pun dilakukan," papar Ijah.

"Bupati pun secara aktif mengawal masyarakat, seperti mulai menutup obyek wisata, serta menutup angkutan umum antar kota dan antar provinsi. Hal ini tidak lain untuk membendung arus mudik agar tidak terjadi penyebaran yang semakin meluas di Jawa Barat, khususnya dalam menyambut Ramadan dan Idul Fitri. Kaitan keberadaan saya di Dapil 13, saya juga melihat sterilisasi perbatasan ini juga dilakukan Bupati Kuningan, Walikota Banjar, dan Bupati Ciamis," ujarnya lagi.

Pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga harus memperhitungkan dampak yang mungkin terjadi dari pandemi ini. Agar bisa cepat ditangani dan tidak memunculkan masalah baru.

Baca Juga: Bantu Pemerintah Atasi COVID-19, TDR Terapkan Kebijakan Work From Home

Seperti misalnya dampak terhadap perekonomian masyarakat. Kehidupan masyarakat kedepan ini harus kita jaga, jangan sampai muncul kemiskinan baru karena banyak warga tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya.

Ini penting untuk dipikirkan bersama.

"Bagaimanapun, kita harus bisa menahan diri dan bersabar karena ini musibah yang harus dihadapi bersama dengan tenang, tetap diam di rumah selama masa isolasi diri, serta jaga kesehatan secara mandiri. Untuk aparat dan pemerintah daerah, terus memantau perkembangan dan melakukan edukasi ke masyarakat. Lebih lanjut lagi, mendesak pemerintah sesuai Instruksi Presiden untuk mempercepat alokasi anggaran terkait penanganan Covid-19, agar segera bisa ditanggulangi," papar Ijah.***

Halaman:

Editor: Rahmad Maulana


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X