Kamis, 28 Mei 2020

Pastikan Alat dari Jakarta Bekerja, Bupati Cirebon Ikut Rapid Test COVID-19

- 30 Maret 2020, 10:55 WIB
BUPATI Cirebon H Imron Rosyadi menunjukkan hasil rapid test yang menunjukkan indikator negatif dari infeksi virus Corona.* /AGUNG NUGROHO/PR

PIKIRAN RAKYAT - Bupati Cirebon H Imron Rosyadi ikut jalani rapid test di hari pertama, Sabtu 28 Maret 2020. Hasil untuk orang nomor satu di daerah tersebut ternyata negatif.

"Negatif. Alhamdulillah," tutur Bupati Imron yang mengawali pelaksanaan rapid test berlangsung di Stadion Watubelah yang telah dijadikan tempat rapid test dan Crisis Center Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Wabah COVID-19 setempat.

Didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Hj Eni Suhaeni, Bupati Imron diambil sampel darahnya. Kemudian ditaruh di alat rapid test dan diberi cairan khusus.

Hasilnya menunjukkan negatif, artinya terbebas dari infeksi virus corona. Pada rapid kit test dari sampel darahnya, muncul garis merah pada huruf C.

Baca Juga: Kepastian Hukum ketika Sepak Bola Terhenti karena Virus Corona

Sesuai sistem kerjanya, ada tiga indikator hasil test yang berlangsung cepat antara 5 sampai 10 menit. Bila garis merah muncul di huruf C artinya negatif.

"Indikator lain, bila garis merah muncul di huruf T, artinya harus ditest ulang karena tidak presisi. Hasil positif terinfeksi Corona bila muncul dua garis merah diantara huruf C dan T," tutur Eni.

Hari pertama rapid test dilakukan untuk 55 orang dengan kategori berbeda. Antaranya kategori orang dalam resiko (ODR) sebanyak 35 orang, mereka adalah tenaga medis yang menangani para pasien terkait Corona di rumah sakit seperti dokter dan perawat.

Baca Juga: Covid-19 Merebak, Sidang di Karawang Digelar Melalui Video Conference

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

PRFM News

PSBB Jabar Diperpanjang

28 Mei 2020, 19:39 WIB
X