Jabar Bersiap Lockdown, Ridwan Kamil: Perantau Jangan Dulu Mudik

- 29 Maret 2020, 21:32 WIB
GUBERNUR Jawa Barat, Ridwan Kamil.* /HUMAS PEMPROV JABAR

PIKIRAN RAKYAT - Sebaran corona jenis baru (COVID-19) di Jawa Barat semakin meningkat hingga mendekati angka 150 kasus. Peningkatan yang begitu masif, menjadikan opsi lockdown wilayah sebagai pertimbangan.

Menurut data dari Pikobar Jawa Barat yang di-update terkahir pada Minggu 29 Maret 2020 pukul 20.30 WIB, jumlah kasus positif COVID-19 sebanyak 149 kasus, dengan 9 orang sembuh, dan 19 orang meninggal.

Baca Juga: Soal Wanita yang Pingsan di Pasar dan Isu Corona, Pemkot Depok Angkat Bicara

Sedangkan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) COVID-19 total ada 850 kasus, dengan 190 selesai pengawasan dan 660 masih dalam pengawasan.

Sementara itu, Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 7.281 kasus dengan 1.988 kasus selesai pemantauan dan 5.293 masih dalam proses pemantauan.

Baca Juga: Selain Bermanfaat, Air Kelapa dan SantanTernyata Bisa Berbahaya Bagi Kesehatan

Sebagai upaya melindungi warga Jawa Barat (Jabar) sekaligus memutus rantai penularan COVID-19, lockdown atau karantina wilayah menjadi salah satu opsi yang tengah dimatangkan untuk diterapkan.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya sedang mematangkan rencana lockdown atau karantina wilayah yang masuk zona merah penyebaran COVID-19.

Baca Juga: Jabar Bersiap Lockdown karena Corona, Ridwan Kamil: Tunggu Izin Pusat

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: Humas Pemprov Jabar


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X