Rabu, 3 Juni 2020

Jumlah ODP di Purwakarta Naik Drastis, Wahyu Wibisono : Diduga Penyebabnya Migrasi Penduduk

- 29 Maret 2020, 18:45 WIB
PENYEBARAN virus corona COVID-19 kemungkinan juga banyak disebabkan oleh silent carrier atau penderita yang tak bergejala (asimtomatis).* /pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkait Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Purwakarta meningkat drastis pada akhir pekan. Bahkan penyebarannya saat ini tercatat hampir di seluruh kecamatan.

Penyebabnya diduga migrasi penduduk. "Ini yang sedang diselidiki. Katanya memang migran lokal, para pekerja yang pulang dari Jakarta dan sebagainya," kata Juru Bicara Satuan Tugas Khusus Penanganan Covid-19 di Purwakarta, Wahyu Wibisono, Minggu 29 Maret 2020.

Baca Juga: Cara Warga Eropa Atasi Depresi saat Lockdown Virus Corona yang Bisa Ditiru

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Purwakarta akan membahas gagasan untuk melakukan karantina wilayah atau lockdown lokal. Meskipun menurut Wibi, opsi tersebut akan sulit diwujudkan di daerahnya karena kekurangan fasilitas.

Pernyataan serupa juga dikeluarkan oleh Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Satgassus Covid-19 Purwakarta Iyus Permana. "Tidak ada rencana lockdown di Purwakarta. Kami mengikuti (arahan) Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pusat," ujarnya.

Baca Juga: Pilkada 2020 Bisa Ditunda Sampai Setahun Karena Pandemi Virus Corona

Hingga Minggu 29 Maret 2020 siang, penyebaran ODP dan PDP Covid-19 di Purwakarta tercatat sampai ke 16 dari 17 kecamatan. Adapun jumlah ODP secara keseluruhan saat ini mencapai 164 orang dari awalnya hanya 100 orang pada Jumat 27 Maret 2020 lalu.

Jumlah ODP terbanyak kini berada di Kecamatan Darangdan yang merupakan wilayah perbatasan Purwakarta dengan Kabupaten Bandung Barat, sebanyak 71 orang. Disusul Kecamatan Purwakarta (35 orang), Bungursari (20), Bojong (10) dan Babakancikao (8).

Baca Juga: Bersama Tim Imah Rancage, Dede Yusuf Semprotkan Disinfektan di Sejumlah Kecamatan di Bandung

Keberadaan ODP warga asal luar daerah di Purwakarta juga relatif banyak, yakni sebanyak 10 orang. Mereka adalah Warga Negara Indonesia yang memiliki Kartu Tanda Penduduk yang dikeluarkan pemerintah daerah lain, namun yang bersangkutan saat ini tinggal di Purwakarta.

"Jumlah PDP saat ini juga bertambah dari 4 orang menjadi 6 orang dan yang dinyatakan positif Covid-19 masih 1 orang," kata Iyus memastikan kondisi kesehatan mereka saat ini relatif stabil. Ia berharap kondisi mereka terus membaik hingga sembuh.

Baca Juga: Pemkot Tasikmalaya Terapkan Karantina Wilayah Satu Bulan Penuh

Untuk mencegah penularan Covid-19, pemerintah daerah setempat telah membentuk posko penanggulangan di setiap Rukun Warga. Petugas di setiap RW ditugaskan memantau dan memastikan penduduk di lingkungannya tidak tertular. ***

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X