Selasa, 26 Mei 2020

Kasus Covid-19 Terus Meningkat , Bogor Raya Minta DKI Jakarta Segera Berlakukan Lockdown

- 29 Maret 2020, 17:08 WIB
WAKIL Wali Kota Bogor Dedie A Rachim (Kanan) berdiskusi dengan Bupati Bogor Ade Yasin (Tengah) berkaitan dengan kebijakan karantina wilayah, di Rumah Dinas Wali Kota Bogor, Minggu (29/3/2020). * /Dok. Humas Pemkot Bogor

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor meminta Provinsi DKI Jakarta segera memberlakukan karantina wilayah atau lockdown seiring meningkatnya kasus Covid-19.  Kebijakan lockdown DKI Jakarta  dianggap penting dan berpengaruh pada kebijakan karantina wilayah, terutama wilayah Bogor Raya.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi antara Wakil Wali Kota Bogor  Dedie A Rachim dengan Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin di Rumah Dinas Wali Kota Bogor, Minggu 29 Maret 2020.

Baca Juga: Menikah di Tengah Pandemi Virus Corona, Adik Ipar Tasya Kamila Ungkap Curahan Hatinya

“Tingkat ketergantungan Bogor dan Kota Bogor kepada DKI sangat tinggi, interkoneksinya tinggi, lalu lintas tinggi. Catatan yang paling penting, DKI ini jadi episentrum persebaran Covid-19,” ujar Dedie A Rachim.

Menurut Dedie, dengan kebijakan lockdown Jakarta,  Kota dan Kabupaten Bogor bisa segera menyesuaikan kebijakan lanjutan.   Kebijakan DKI Jakarta dan kota daerah penyangga, lanjut Dedie, harus dipadukan.

“Jadi enggak ada artinya, kalau DKI  enggak melakukan pembatasan yang signifikan, tapi Bogor lockdown,” kata Dedie.

Baca Juga: Deretan Stadion Sepak Bola di Dunia yang Beralih Fungsi Guna Melawan Virus Corona

Hal serupa juga diungkapkan Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin.  Kabupaten Bogor mendesak DKI Jakarta  bisa segera melakukan karantina wilayah untuk menekan kasus Covid-19 yang kian bertambah.  Jika DKI Jakarta bisa lockdown, Ade meyakini  tugas daerah untuk menekan Covid-19 juga tidak terlalu berat.

Jakarta lockdown itu penting,  karena pintu masuknya berhubungan baik dengan Kota maupun Kabupaten Bogor.  Kita punya tugas untuk mengamankan wilayah masing-masing, namun semuanya tentu berhubungan satu sama lainnya,” kata Ade.

Baca Juga: Dedi Mulyadi : Budaya Sunda Tawarkan Solusi Pencegahan Virus Corona

Terkait kebijakan lockdown Kabupaten Bogor, Ade mempertimbangkan langkah tersebut. Namun demikian, kebijakan itu harus serempak dilakukan. Apalagi, Kabupaten Bogor memiliki ratusan pintu masuk. Perlu dipersiapkan ratusan personel untuk menjaga wilayah Kabupaten Bogor.

“Kami harus menyinkronkan, program, kegiatan apa, langkah-langkah apa yang akan kita ambil di kemudian hari, terutama dengan Kota Bogor. Kedua wilayah ini sangat terkoneksi, apa yang dilakukan Kabupaten Bogor akan berimbas pada Kota Bogor, begitu pula sebaliknya,” ujar Ade. ***

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X