Kamis, 28 Mei 2020

Ajukan 3.000 Rapid Test COVID-19, Kabupaten Cianjur Hanya Dapat 25 Buah

- 28 Maret 2020, 14:27 WIB
ILUSTRASI petugas medis mengambil sample darah kpiler salah seorang pewarta saat rapid test di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Jumat (27/3/2020). Pemeriksaan tersebut sebagai upaya pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19) khususnya di kalangan pewarta yang bertugas di Pemkot Bandung. /ARMIN ABDUL JABBAR/

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Kabupaten Cianjur hanya mendapatkan sebanyak 25 buah rapid test kit Corona (Covid-19) dari pemerintah provinsi. Jumlah tersebut diakui jauh dari unit yang diajukan yakni sekitar 3000 buah rapid test kit.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal mengatakan, Pemkab Cianjur masih menunggu tambahan rapid test kit dari pemerintah provinsi. Pasalnya, jumlah yang ada saat ini masih sangat kurang.

"Kita telah mengajukan sekitar 3 ribuan rapid test kit, tapi baru dikirim sebanyak 25 buah. Mudah-mudahan ini hanya tahap awal dulu, nanti jika memang kebutuhan di zona merah sudah tercukupi, selanjutnya Gubernur Jabar akan lebih banyak memberikan ke zona hijau,” jelas Yusman, Jumat 27 Maret 2020.

Baca Juga: KTM Usulkan MotoGP 2020 Digelar Khusus di Eropa, Ini Penjelasannya Sang Dirut

Selain kekurangan rapid test kit, rumah sakit di Kabupaten Cianjur juga masih kekurangan alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga kesehatan. Bahkan, APD sangat dibutuhkan sejak tingkatan puskesmas.

Menurut dia, kebutuhan APD di fasilitas kesehatan lain pun memang tergolong kurang. Dengan kata lain, keluhan tim medis saat ini sama.

“Punya uang pun belum tentu bisa beli APD, dan kalau beli harganya pasti mahal," ujar dia.

Baca Juga: Penundaan Pilkada Harus Jadi Prioritas di Tengah Wabah Corona

Sementara itu, terkait fasilitas kesehatan yang ada di Cianjur, ada sebanyak 22 ruang isolasi yang tersebut di lima rumah sakit yang ada di Kabupaten Cianjur untuk penanganan virus Corona (Covid-19) di wilayah itu.

"Di RSDH ada 6 ruang isolasi, di RSUD Sayang ada 5 ruang isolasi, RSUD Cimacan ada 3, RSUD Pagelaran ada 2 ruang isolasi dan di Bhayangkara juga ada,” ucapnya.***

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X