Garut Dikepung Daerah Rawan Virus Corona, Dua PDP Meninggal Dunia

- 26 Maret 2020, 20:21 WIB
Tangkapan layar aplikasi Pikobar.* /Pikobar

PIKIRAN RAKYAT - Pemkab Garut kian meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyebaran virus corona (Covid-19). Hal ini menyusul posisi Kabupaten Garut yang saat ini bisa dikatakan sudah nyaris dikepung daerah zona merah.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, menyebutkan saat ini daerah-daerah lain yang berbatasan langsung dengan Garut sudah dipastikan terdapat kasus positif Covid-19. Setelah Kabupaten Bandung dan Sumedang, kini di Kabupaten Tasikmalaya pun sudah ada warga yang dinyatakan positif terpapar Covid-19.

"Alhamdulillah, hingga saat ini di Garut belum ada yang positif terpapar Covid-19. Namun kita tetap harus lebih meningkatkan kewaspadaan karena saat ini kita telah dikepung daerah yang sudah terdapat kasus positif Covid-19 serta zona merah," ujar Rudy di pendopo Garut, Kamis 26 Maret 2020.

Baca Juga: Jawa Tengah Miliki Laboratorium Virus Corona Sendiri di Salatiga

Oleh karena itulah tutur Rudy, saat ini Pemkab Garut bersama unsur Muspida lainnya terus melakukan langkah-langkah prepentif guna mencegah penyebaran Covid-19 di Garut. Status Kabupaten Garut pun saat ini sudah dinyatakan KLB (kejadian luar biasa) karena mengikuti intruksi pusat.

loading...

Rudy mengakui jika setiap harinya jumlah kasus dugaan Covid-19 di Garut terus meningkat. Hal ini bisa dilihat dari jumlah ODP (orang dalam pengawasan) dan PDP (pasien dalam pengawasan) yang terus bertambah.

"Jumlah PDP dan terutama ODP, terus meningkat. Oleh karenanya kita akan terus melakukan upaya pencegahan dengan harapan Covid-19 tidak sampai masuk Garut," katanya.

 Baca Juga: Kasus Virus Corona di Indonesia Kian Mengkhawatirkan, Sekjen PPP Usulkan Hal Ini

Sementara itu Juru bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Garut, Ricky Rizky Darajat, menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Garut pada Kamis 26 Maret 2020 sampai pukul 18.00 WIB masih mengalami peningkatan tinggi terutama pada jumlah ODP. Secara keseluruhan jumlah kasus dugaan Covid-19 sampai Kamis petang ditemukan sebanyak 332 kasus yang terdiri dari 11 kasus PDP dan 321 ODP.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X