Jumlah ODP dan PDP Covid-19 di Ciamis Melonjak, Diduga Warga yang Mudik dari Jakarta dan Bandung

- 26 Maret 2020, 19:18 WIB
Ribuan warga Ciamis mulai dari kalangan ASN, pelajar serta elemen masyarakat lainnya mengikuti istighosah, minta pertolongan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari virus corona (Covid-19) yang belakangan ini mulai membawa korban di Indonesia, Jumat 13 Maret 2020.* /NURHANDOKO WIYOSO/PR

PIKIRAN RAKYAT - Kasus orang dalam pengawasan (ODP) maupun pasien dalam pantauan (PDP) di wilayah tatar galuh Ciamis semakin bertambah banyak. Penambahan tersebut dari warga Ciamis yang baru datang dari daerah zona merah, seperti Jakarta dan Bandung.

Data di Pusat Informasi dan Koordinasi (PIK) Covid-19 Ciamis, pada hari Kamis, 26 Maret 2020 pukul 12.00 WIB, tercatat 132 ODP, terdiri dari 56 orang sudah tuntas pemantauan, serta 76 masih dalam pemantauan. Sedangkan untuk kasus PDP tercatat 5 orang, dengan status satu orang menunggu hasil, sedangkan 4 lainnya baru diambil sampel dan akan diambil sampelnya.

Baca Juga: Mengenang Sosok Sudjiatmi Notomihardjo, Jokowi: Saya akan Terus Berusaha Jadi Putra Ibu yang Terbaik

Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan sehari sebelumnya, Rabu, 25 Maret 2020, tercatat 116 ODP, terdiri 54 tuntas pemantauan dan 62 masih dipantau, sedangkan PDP 2 orang, dengan status seorang negatif dan seorang lainnya menunggu hasil pemeriksaan. Pasien PDP tidak hanya di isiolasi di RSUD Ciamis akan tetapi juga rumah sakit swasta.

“Grafik ODP dan PDP menaik, ini merupakan peringatan bagi semua elemen masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan, serta menuruti imbauan pemerintah dalam menghadapi virus corona,” tutur Juru bicara PIK Covid-19 Ciamis Bayu Yudiawan.

Dari lima ODP, lanjutnya seorang masih menunggu hasil, saat ini kondisi kesehatannya meningkat signifikan. Sedangkan empat PDP yang baru, sudah ada yang diambil sampelnya, sedangkan lainnya menyusul. Sampel pasien segera dikirim ke Litbangkes Jakarta.

Baca Juga: Tenggak Alkohol Murni demi Tangkal Virus Corona, 30 Orang Tewas dan 20 Masuk Rumah Sakit

Lebih lanjut dia mengtakan PDP yang baru, lanjut Bayu, seluruhnya dari daerah zona merah serta pernah berinteraksi. Dengan demikian seluruhnya harus mendapat penangananan khusus.

“Ruang isolasi RSUD Ciamis hanya dua bed, lainnya di rumah sakit swasta,” ungkapnya. 

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X