Sabtu, 28 Maret 2020

Keluarga PDP Covid-19 yang Meninggal di Indramayu Dipantau Dinkes

- 26 Maret 2020, 18:44 WIB
Ilustrasi COVID-19. /

PIKIRAN RAKYAT - Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu memantau seluruh keluarga pasien dalam pengawasan covid-19 yang meninggal kemarin. Pasien bergejala mirip corona tersebut meninggal sebelum sempat dites swab oleh petugas.

Juru Bicara Percepatan Pengendalian Gugus Tugas Covid-19 Indramayu Deden Boni Koswara mengatakan, pemantauan akan dilakukan selama 14 hari sesuai dengan protap dari kementerian kesehatan. Semua yang kontak dengan pasien tersebut masuk ke dalam pemantauan yakni keluarga maupun karyawan pasien.

“Ke depan akan melakukan langkah-langkah selanjutnya sesuai dengan protap surveillance tersebut,” kata Deden, Kamis 26 Maret 2020.

Baca Juga: Untuk Pertama Kali, Sidang PN Bandung Digelar dengan Video Conference

Dia membenarkan, pasien dalam pengawasan itu menderita gejala mirip corona seperti demam, batuk berdahak, pilek disertai dengan sesak nafas dan nyeri seluruh badan.

loading...

“Pasien tersebut datang ke IGD RS Mitra Plumbon Indramayu pada, Senin 23 Maret,” ungkapnya.

Gejala mirip corona tersebutlah yang membuat pasien harus dirujuk ke rumah sakit rujukan covid-19 yaitu RSUD Indramayu.

Baca Juga: Purwakarta Bukan Zona Merah Virus Corona, Hanya Kebagian 179 Unit Alat Rapid Test

“Untuk pemeriksaan swab belum dilakukan karena menunggu pasien berada di RSUD Indramayu yang sudah mampu mengambil sampel baik secara sdm maupun alatnya. Tapi saat dalam proses rujukan pasien sudah meninggal,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X