Sabtu, 4 April 2020

Salah Paham, Warga Ramaikan Hajatan di Tengah Wabah Corona karena Tak Ada Musik dan Hiburan

- 26 Maret 2020, 10:21 WIB
Kapolres Majalengka Ajun Komisaris besar PolisiBismo teguh Prakoso dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka menggunakan kendaraan terbuka melakukan sosialisasi menggunakan pengeras suara akan kewaspadaan virus corona, Senin, 23 Maret 2020.* /TATI PURNAWATI/KC

PIKIRAN RAKYAT – Sejumlah masyarakat masih banyak yang tidak memahmi larangan pemerintah  melakukan  perkumpulan masa sehhingga ada beberapa di antara mereka yang memaksakan diri melaksanakan hajatan di rumah.

Mereka berasumsi yang dilarang pemerintah pada saat merebaknya corona, adalah menggelar acara musik dan hiburan pada saat acara hajatan.

Sebuah keluarga di Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka misalnya.

Baca Juga: Sambut Baik Donasi dari Raffi Ahmad, Hengky Kurniawan Alokasikan Dana pada Buruh KBB

Dia tengah melaksanakan persiapan hajatan untuk menikahkan anaknya yang akan digelar minggu ini.

Dia pun memohon izin keramaian ke desa karena akan banyak tamu yang datang ke rumahnya menghadiri acara resepsi pernikahan.

loading...

Nu ulah mah hiburanana matak dangdutanna mah dibolaykeun, ari nikahkeun mah tetep dilaksanakeun. Ayeuna tos masak-masak kangge persiapan tamu nu aruleman. (Yang tidak boleh kan hiburan jadi dangdutan dibatalkan. Pernikahan tetap dilaksanakan, warga sudah masak-masak untuk persiapan tamu undangan),” ungkap seorang warga yang akan menggelar hajatan.

Baca Juga: Masih Ada yang Nekat Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah Wabah Corona

Wira, calon pengantin yang akan menggelar resepsi pernihakan pada awal April 2020 di Kertajati juga demikian.

Ia  katanya telah melakukan konsultasi ke desa setempat dan kecamatan serta kepolisian. Walaupun kepolisian belum bersedia memberi izin resmi.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X