Masih Ada yang Nekat Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah Wabah Corona

- 26 Maret 2020, 10:09 WIB
Petugas Polisi dan TNI serta pihak Kecamatan saat membubarkan resepsi pernikahan secara persuasif dalam rangka upaya pencehagahan penyebaran virus corona Covid-19 di Kab Pangandaran, Rabu, 25 Maret 2020.* /AGUS KUSNADI/KP

PIKIRAN RAKYAT – Di tengah-tengah maraknya penyebaran virus corona Covid-19, masih saja beberapa warga di Kabupaten Pangandaran melanggar imbauan dari pemerintah maupun polisi.

Warga masih nekat menggelar pesta resepsi pernikahan yang mengundang kerumunan massa, dan memiliki potensi kerawanan penyebaran virus yang marak terjadi di berbagai daerah.

Padahal, Kapolri sudah mengeluarkan larangan melalui maklumat Kapolri Nomor : Mak / 2 / III / 2020 tentang Kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona (Covid-19).

 Baca Juga: Seorang Balita Ditemukan Bersama Jenazah Ibunya yang Sudah 16 Jam Tewas Akibat Virus Corona

Diketahui dalam maklumat Kapolri itu, secara rinci dijelaskan beberapa kegiatan yang dilarang selama virus corona masih mewabah di Indonesia di antaranya; pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan dan kegiatan lain yang sejenis.

Kemudian konser musik, pekan raya, festival, bazar, pasar malam, pameran hingga resepsi keluarga, kegiatan olahraga dan kesenian pun termasuk dan kegiatan jasa hiburan, unjuk rasa, pawai dan karnaval.

Seperti resepsi pernikahan di Kec Padaherang, Kec Kalipucang, Kec Parigi dan Desa Sukahurip Kec Pangandaran petugas polisi bersama Muspika Kec Pangandaran berhasil membubarkan pesta pernikahan secara persuasif.

 Baca Juga: Wali Kota Risma Keliling Kampung di Surabaya Imbau Jaga Jarak Aman Perangi Virus Corona

pasalnya dari ssjumlah laporan dari warga mengaku adanya khawatir dengan berlangsungnya pesta pernikahan seperti yang digelar di Desa Sukahurip, di mana kedua pasangan pengantin sebelumnya bekerja dan baru pulang dari Jakarta sebagai daerah terjangkit virus corona Covid-19.

Bahkan dari laporan, warga menyampaikan harapannya kepada pemerintah melalui dinas terkait melakukan pemeriksaan terhadap kedua pengantin tersebut.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X