Selasa, 31 Maret 2020

Jumlah ODP dan PDP Virus Corona di Kabupaten Garut Terus Meningkat

- 25 Maret 2020, 19:39 WIB
Jubir Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut* /AEP HENDY/KP

PIKIRAN RAKYAT - Pemkab Garut terus memantau perkembangan kasus virus corona (Covid-19) selain juga gencar melakukan upaya pencegahan. Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) Corona di Garut sendiri terus mengalami peningkatan.

Menurut Juru Bicara Tim Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, Ricky Rizky Darajat, peningkatan terus terjadi pada kasus Covid-19 yang terjadi di Garut. Sampai Rabu 25 Maret 2020 petang, tercatat ada 249 kasus virus Corona yang terdiri dari ODP dan PDP.

"Perkembangan kasus dugaan Covid-19 di Kabupaten Garut secara keseluruhan setiap harinya mengalami peningkatan. Sampai hari ini (Rabu) Pukul 18.00 WIB, sudah ditemukan sebanyak 249 kasus," ujar Ricky, Rabu 25 Maret 2020.

Baca Juga: Lawan Pandemi Covid-19, BCA Salurkan Donasi Bantuan Alat-alat Medis

Dikatakannya, dari total dugaan Covid-19 yang mencapai 249 kasus tersebut, 11 di antaranya kasus PDP dan 238 lainnya ODP. Namun sampai hari ini belum ditemukan kasus Covid-19 positif di Kabupaten Garut.

loading...

Ricky menyebutkan, sebelumnya, pada Selasa 24 Maret 2020 kemarin, di RSUD dr Slamet Garut terdapat total 9 kasus PDP. Hari Rabu ini, terdapat penambahan dua PDP yang dimasukkan dan dirawat di ruang isolasi RSUD dr Slamet sehingga totalnya menjadi 11 kasus.

"Dapat kami jelaskan, dua kasus baru PDP hari ini, satu di antaranya adanya perubahan status yang semula ODP. Berdasarkan hasil pemeriksaan lanjutan, maka hari ini statusnya berubah menjadi PDP," katanya.

Baca Juga: Ibunda Presiden Jokowi Meninggal Dunia, Desainer Anne Aventie Berikan Pesan Haru

Diungkapkannya, dari 11 kasus PDP yang ada, lima di antaranya hasil pemeriksaan lab-nya sudah keluar dan mereka dinyatakan negatif terinfeksi Covid-19. Empat di antaranya sudah dipulangkan kembali ke rumahnya masing-masing dan satu orang meninggal karena menderita penyakit pneumonia atau infeksi paru-paru.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X