Selasa, 2 Juni 2020

Ikuti Model Korea Selatan, Ternyata Tes Masif COVID-19 Jawa Barat Tak Bisa Diikuti Semua Orang

- 24 Maret 2020, 09:17 WIB
POTRET Ridwan Kamil .* //Youtube/Najwa Shihab

PIKIRAN RAKYAT - Dalam laporan yang disampaikan oleh pemerintah, jumlah kasus positif virus corona di Indonesia kian hari kian bertambah.

Pemerintah Pusat dan Daerah bekerja sama untuk mengendalikan pandemi COVID-19 dengan membuat aturan layaknya Korea Selatan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melalui Instagram pribadinya.

Baca Juga: Kakak Chelsea Olivia Jalani Pemeriksaan Polisi, sang Kuasa Hukum: Pernikahan Tidak Pernah Terjadi

"Tes masif COVID-19, di ubah ya jadi tidak pakai kata massal, Tes Masif, jadi jumlahnya bayak tapi terbatas kepada yang prioritas," ujar Emil di dalam video yang diunggah sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com.

Ia juga menjelaskan tujuan dari adanya Tes Masif COVID-19.

Di mana dilakukannya tes masif tersebut mencakup 4 tujuan penting yaitu, pemetaan, memutus rantai, namun tidak untuk semua orang, dan terakhir adanya tindakan medis yang dilakukan.

Baca Juga: Ditinggal Zaskia Gotik Tunangan, Kriss Hatta Yakinkan Diri Melepas Masa Lajang di Akhir 2020

"Nah tes masih COVID-19 ini tujuannya bukan untuk ngetes semua orang, sekali lagi bukan untuk mengetes senmua warga.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X