Nelayan Pangandaran Hilang di Laut, Pos SAR Tasikmalaya Lakukan Pencarian

- 23 Maret 2020, 17:03 WIB
Kantor SAR Bandung berangkatkan tim penyamat dari Pos SAR Tasikmalaya, Senin (23/3/2020). Tim berangkat guna melakukan pencarian nelayan yang hilang dihantam gelombang laut Pangandaran.* /Dokumentasi Kantor SAR Bandung

PIKIRAN RAKYAT – Kantor SAR Bandung memberangkatkan satu tim rescue dari Pos SAR Tasikmalaya terkait adanya laporan perahu nelayan yang terbalik di Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran pada Senin, 23 Maret 2020.

Tim penyelamat berangkat pada ‎ Pukul 10.45 WIB dengan membawa sejumlah perlengkapan berupa 1 unit rescue car, 1 unit perahu LCR, 1 set peralatan medis, 1 set peralatan komunikasi

Serta perlengkapan pribadi.‎ Mereka berangkat setelah mendengar informasi perahu nelayan yang terbalik pada pukul 10.25 WIB.

 Baca Juga: Viral Postingan Curahan Hati Pasien COVID-19, Alami Hal Tak Biasa Sebelum Divonis Positif Virus Corona

Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansah menuturkan, kejadian bermula pada Senin dini hari pukul 05.30 WIB.

"Korban atas nama Romi (40) melaut dalam keadaan air laut pasang, di tengah melaut  ombak besar menerjang perahu yang dinaikkinya hingga terbalik," kata Deden dalam keterangan tertulisnya, Senin siang. Korban kemudian terjatuh dan hingga kini belum ditemukan.

loading...

‎Korban merupakan warga yang tinggal di kawasan Pantai Batu Karas, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran.

 Baca Juga: Bertambah, Pasien Positif Corona di Yogyakarta Alami Batuk dan Sesak Nafas usai Pulang dari Tangerang 

Sebelumnya, sepekan menghilang, ‎ Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan nelayan asal Sukabumi yang terseret ombak di Pantai Pangkalan, Desa Mandalajaya, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu 30 Oktober 2019. Korban ditemukan dalam tewas dengan jasad terapung di laut.***

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X