Ini Kriteria Warga Jawa Barat yang Boleh Ikut Tes Corona Massal, Ridwan Kamil: Alat Tes Terbatas

- 22 Maret 2020, 13:16 WIB
ILUSTRASI virus corona, COVID-19.*
ILUSTRASI virus corona, COVID-19.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan, tes massal corona tidak dilakukan bagi seluruh Jawa Barat (Jabar).

Alat tes yang terbatas mengharuskan dilakukannya penyaringan bagi warga yang diperkenankan menjalaninya.

Baca Juga: Ahli Toksikologi Sebut Nikotin Bukan Penyebab Penyakit Terkait Merokok

"Ini bukan sensus yang harus diikuti seluruh warga. Di Korea Selatan yang paling baik pelaksanaan tes massalnya saja hanya dilakukan pada 200.000 orang dari total penduduk 45 juta jiwa, jadi memang selektif," kata Ridwan di sela kunjungannya ke Stadion Patriot Candrabhaga yang akan dijadikan lokasi tes, Minggu 22 Maret 2020.

Baca Juga: Soal APD Tenaga Medis untuk Hadapi Virus Corona, Menkes Terawan: Kita Bersama Gugus Tugas Bahu Membahu

Ridwan menyebutkan kelompok warga yang diprioritaskan menjalan tes ialah mereka yang telah ditetapkan sebagai Orang Dalam Pengawasan berikut 50 orang dalam radius interaksinya, kemudian 50 orang yang termasuk dalam radius interaksi Pasien Dalam Pengawasan, serta 50 orang yang termasuk dalam interaksi pasien positif.

Baca Juga: Pemkot Cimahi Umumkan Kemunculan Kasus Pertama Pasien Positif Virus Corona

Selain itu, orang-orang yang profesinya bersentuhan dengan banyak orang pun turut mendapat prioritas, semisal para tenaga medis, alim ulama yang terus melakukan sosialisasi kepada warga, dan yang lainnya.

"Kalau warga yang baru sekadar khawatir terinfeksi, tapi tidak masuk kriteria di atas, mohon pengertiannya untuk tidak memaksakan harus segera dites," katanya.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X