Rapid Test COVID-19 Masih Diperuntukkan Warga Dekat Pasien Positif Corona, Ridwan Kamil: Jumlah Alat Sangat Terbatas

- 21 Maret 2020, 09:30 WIB
ILUSTRASI corona, COVID-19.* /PIXABAY

Baru ujungnya kalau jumlahnya sangat banyak ke masyarakat umum yang memang ingin mengetes secara mandiri," jelas Gubernur dalam rilis Humas Pemprov Jabar.

Baca Juga: Boyong Keluarga ke Yogyakarta, Cara Zaskia Adya Mecca Hindari Virus Corona

Hasil dari rapid tes tersebut akan keluar dalam waktu lima jam. Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jabar kini juga sudah dapat digunakan untuk laboratorium rujukan COVID-19 karena sudah memenuhi persyaratan.

"Labkes Jabar sudah diakui, kan kemarin proses administrasi, per hari ini sudah masuk, hasilnya Labkes Jabar sama dengan pusat dan diumumkan jadi laboratorium rujukan," katanya.

Baca Juga: Lokasi Wisata Ditutup karena Corona, Permintaan Layanan TV Cable dan Internet Streaming Meningkat

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil mengatakan, Pemda Provinsi Jabar telah menggelontorkan dana sebesar Rp48 miliar untuk penanganan COVID-19.

Setengah dari dana tersebut digunakan untuk membeli test kit dari Korea Selatan yang dinilainya lebih canggih dan cepat.

"Test kit yang digunakan Labkesda Jabar adalah tes kit yg teknologinya datang dari Korea Selatan.

Baca Juga: Masjid Besar Kaum Ujungberung Tetap Gelar Salat Jumat di Tengah Corona, DKM: Khotbah Dipersingkat dan Lengkapi dengan Doa Kunut

Tesnya menggunakan pola swab yaitu di hidung dan tenggorokan, makanya mahal karena ada dua alat," tuturnya.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X