Vaksinasi Sambil Berwisata Sejarah, Diharapkan Tarik Minat Anak-Anak

- 22 Januari 2022, 17:50 WIB
Vaksinasi anak usia 6–11 tahun di joglo pertemuan kompleks Astana Gede Kawali, Sabtu, 22 Januari 2022. Forkopimda Ciamis sengaja menggelar vaksinasi di tempat wisata sejarah, agar anak-anak lebih mengenal sejarah lokal
Vaksinasi anak usia 6–11 tahun di joglo pertemuan kompleks Astana Gede Kawali, Sabtu, 22 Januari 2022. Forkopimda Ciamis sengaja menggelar vaksinasi di tempat wisata sejarah, agar anak-anak lebih mengenal sejarah lokal /Pikiran Rakyat/Nurhandoko Wiyoso

PIKIRAN RAKYAT - Berbagai cara dikemas untuk menarik anak usia 6 -11 tahun gembira ikut gebyar vaksin Covid-19. Kali ini jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ciamis menggelar vaksinasi wisata sejarah di Situs Astana Gede Kawali, Sabtu, 22 Januari 2022.

Untuk memudahkan anak datang ke lokasi vaksinasi, mereka difasilitasi antar jemput di sekolah. Kendaraan yang digunakan pun beragam, mulai dari mobil polisi, kendaraan TNI, Bus Sekolah, termasuk Bus Wisata Gatrik. Anak-anak yang menjalani vaksinasi berasal dari enam kecamatan di wilayah Ciamis utara.

Suasana lokasi vaksinasi juga dibuat nyaman dan ceria, sehingga anak tidak takut menjalani vaksinasi. Sejumlah siswa tampil unjuk kebolehan. Ada yang menari, menyanyi. 

Berapa yang sempat menangis ketika hendak divaksin. Usai divaksin banyak anak bersama dengan orang tuanya masuk ke Astana Gede Kawali, yang merupakan bekas Kerajaan Galuh.

Baca Juga: Lirik Lagu Wishes dari Jamie Miller, OST Drakor Snowdrop

“Kita menggelar vaksinasi ini sekaligus sinkronkan antara kesehatan, edukasi dan wisata menambah pengetahuan sejarah Kerajaan Galuh. Kami membuat suasana vaksinasi ini tidak tegang, sebaliknya dalam suasana gembira,” kata Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, di sela meninjau vaksin anak.

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Asep Saeful Rahmat, lebih lanjut dia mengatakan vaksinasi tematik wisata sejarah ini dipilih untuk lebih mengenalkan anak akan sejarah Kerajaan Galuh. Kegiatan serupa sebelumnya juga di Situs Budaya Ciungwanara Karangkamulyan.

“Kita sengaja tidak pakai atribut super hero dari luar negeri. Kita sengaja pakai budaya lokal agar anak-anak lebih cinta dan bangga budaya sendiri,” tuturnya.

Baca Juga: Kalah Pemilu AS, Donald Trump Perintahkan Pemimpin Militer Merebut Mesin Pemungutan Suara

Sementara itu Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra mengatakan sampai saat ini vaksinasi anak sudah 78 persen. Direncanakan, vaksinasi anak selesai akhir Bulan Januari 2022 atau awal Februari.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network