Sabtu, 30 Mei 2020

Kota Bogor Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa (KLB) Virus Corona (Covid-19)

- 20 Maret 2020, 15:38 WIB
ILUSTRASI virus corona, corona, COVID-19.* /

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Kota Bogor  menetapkan status   kejadian luar biasa  penyebaran virus corona (covid-19), Jumat, 20 Maret 2020. Kondisi tersebut berkaitan dengan   adanya tiga warga Kota Bogor yang positif terinfeksi corona, termasuk Wali Kota Bogor Bima Arya.

Selain Bima Arya, Dinas Kesehatan Kota Bogor menyebut, ada dua warga Kota Bogor  yang sudah dipastikan positif corona. Mereka yakni  salah satu  staf ASN Pemkot Bogor, AW, dan salah seorang warga Kota Bogor yang sebelumnya masuk dalam kategori Pasien Dalam Pemantauan.

Kabar terkait status Bima Arya  disampaikan cukup mendadak.  Sekira pukul 00.57, Jumat, 20 Maret 2020,  grup pesan instan pewarta dengan Humas Kota Bogor dikejutkan dengan siaran pers oleh Biro Humas, berisi tentang  kondisi Bima. 

Baca Juga: Persib Bandung Siapkan Skema Ini Jika Tak Mendapat Tim untuk Uji Coba

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim pun meminta para wartawan yang melakukan kontak dengan Bima Arya untuk segera melakukan isolasi mandiri.   Pasalnya, Bima Arya sempat melakukan jumpa pers  sepulang dari Azerbaijan, Senin, 17 Maret 2020.

Dedie menjelaskan, Bima Arya langsung dikabari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, setelah hasil tes swab covid-19   dari Labkesda Provinsi Jawa Barat keluar Kamis, 19 Maret 2020 sore. 

Melalui sambungan telepon, Ridwan Kamil mengabari Bima positif covid, begitu juga dengan AW. Sementara istrinya Yane Ardian, dan dua pejabat lainnya dinyatakan negatif covid.

Baca Juga: Jika Rakyat Malaysia Ngeyel Tak Patuhi Lockdown, Pemerintah Berencana Kerahkan Pasukan Militer

Kamis malam, Bima kemudian langsung dijemput  oleh ambulans khusus ke RSUD Kota Bogor.  Bima akan menjalani isolasi di RSUD Kota Bogor selama 14 hari ke depan.

Dedie menyebut,  kondisi Bima saat ini sehat.  Namun karena positif covid, Bima diharuskan mengikuti langkah sesuai protokol yang ditetapkan.

“Setelah dapat informasi positif, Dinkes tadi malam langsung mengangkut beliau. Ruangannya juga sudah disiapkan, ruangan yang khusus.  Untuk  tracing juga sudah dilakukan, semuanya masuk dalam kategori ODP,” kata Dedie.

Baca Juga: Jumlah ODP dan PDP Covid-19 di Purwakarta Terus Bertambah

Sejauh ini Dinkes Kota Bogor juga belum dapat memastikan di mana Bima tertular corona. Namun kemungkinan besar, Bima Arya tertular saat melakukan kunjungan dinas ke luar negeri, yakni Turki dan Azerbaijan sejak 9 hingga 16 Maret 2020.  Hal itu diperkuat dengan adanya dua orang positif corona dalam rombongan kunjungan ke luar negeri tersebut.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X