Sabtu, 30 Mei 2020

Mantan Sekda Pemprov Jawa Barat Iwa Karniwa Divonis 4 Tahun Penjara

- 18 Maret 2020, 14:01 WIB
MANTAN Sekda Jabar, Iwa Karniwa mendapat pelukan dari sang putri usai menjalani sidang putusan perkara suap izin proyek Meikarta di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (18/3/2020). Dalam sidang tersebut Majelis Hakim menyatakan dirinya bersalah dan menjatuhi hukuman empat tahun penjara dan denda Rp200 juta lebih ringan dari tuntutan KPK yang menuntut Iwa hukuman enam tahun penjara dan sebesar Rp400 juta. /ARMIN ABDUL JABBAR/"PR"

PIKIRAN RAKYAT - Hakim Pengadilan Tipikor Bandung memvonis 4 tahun penjara terhadap terdakwa mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa. Selain itu, Iwa dikenakan denda Rp 200 juta atas kasus suap dalam pembangunan proyek Meikarta.

Hakim ketua Daryanto menyatakan Iwa terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana suap sebagaimana diatur dalam dakwaan pasal 12 huruf a Undang-undang Republik Indonesia nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 64 Kitab Undang - Undang Hukum Pidana (KUHP). 

"Terdakwa terbukti bersalah melakukan korupsi karena itulah terdakwa dihukum penjara dengan hukuman 4 tahun penjara," ujar majelis hakim Daryanto saat membacakan vonis di ruang sidang 3, Rabu 18 Maret 2020.

Baca Juga: Piala Eropa 2020 Ditunda hingga Tahun Depan, Liga-liga Eropa Komitmen Selesaikan Musim Pada 30 Juni 2020

Vonis majelis hakim tersebut lebih rendah dua tahun daripada tuntutan jaksa KPK yang sebelumnya menuntut 6 tahun penjara.

Sedangkan hakim dalam putusannya tidak menjatuhkan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 400 juta seperti yang ada dalam dakwaan.

Karena menurut hakim tuntutan dan dakwaan jaksa pasal 11 dan 12 UU Tipikor yang tidak ada klausul soal pengembalian kerugian negara. Terlebih jaksa juga tidak menghitung dan tidak menghadirkan di persidangan lembaga yang menghitung kerugian negara.

Baca Juga: Tips Pentingnya Menjaga Komunikasi dengan Pasangan, Salah Satunya Buat Daftar Kegiatan Menyenangkan Bersama

Hakim dalam pertimbangan yang memberatkan karena terdakwa tidak mendukung program pemerintah memerantas korupsi. Kemudian terdakwa juga tidak mengakui perbuatannya. Kemudian hal yang meringankan karena terdakwa sudah mengabdi 34 tahun jadi abdi negara, sopan dalam persidangan dan punya tanggungan keluarga.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X