Sabtu, 30 Mei 2020

Ulur Waktu Mutasi di Kabupaten Cirebon, Bupati Hindari Kongkalikong serta Terganjal Ketentuan Alokasi Jabatan Camat

- 12 Maret 2020, 20:48 WIB
ILUSTRASI mutasi pejabat.*/DOK. KABAR BANTEN /null

PIKIRAN RAKYAT - Bupati Cirebon H Imron Rosyadi mengulur waktu pengumuman mutasi dan rotasi pejabat di jajaran Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Hal tersebut ditempuh untuk menghindari adanya praktik kongkalingkong yang bisa merusak kredibilitasnya.

"Saya tidak ingin mutasi dan rotasi ini diwarnai praktik kolusi. Saya ingin semua clear dan clean, tidak ada permainan," tutur dia, Kamis 12 Maret 2020.

Baca Juga: Hadapi Corona, Kaum Superkaya Pergi dengan Jet Pribadi dan Sembunyi di Bungker Khusus Bencana

Imron menuturkan, praktik kolusi itu rawan terjadi pada proses mutasi dan rotasi. Karena itu, bukan berarti mengulur waktu, tapi lebih pada aspek kehati-hatian.

"Saya punya pengalaman dua puluh tahun lebih sebagai birokrat. Cukup hapal dan paham jika ada yang bermain di belakang," tutur Imron.

Dituturkan, lebih baik sedikit bersabar dibandingkan harus buru-buru, namun di belakang memunculkan masalah.

Baca Juga: 5 Manfaat Lobak Merah bagi Tubuh, Salah Satunya Mendorong Kesehatan Pencernaan

Imron mengaku belajar dari pengalaman di mana mutasi dan rotasi yang didasarkan pada praktik kolusi, justru akan berdampak fatal bagi kelangsungan kepemimpinannya.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X