Jumat, 5 Juni 2020

Kabupaten Karawang Siaga DBD, Jumlah Penderita Meningkat Tajam

- 9 Maret 2020, 17:36 WIB
ILUSTRASI nyamuk penyebar DBD.*/DOK. PR /null

PIKIRAN RAKYAT - Di tengah maraknya isu serangan virus corona atau Covid-19, ternyata serangan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Karawang terus merangkak naik. Hingga akhir Februari 2020 tercatat 65 warga Karawang terjangkit penyakit yang ditularkan melalui nyamuk aedes aegyti tersebut.

"Pada Januari 2020 ditemukan 18 kasus warga yang terjangkit DBD. Pada Februari 2020 jumlah kasus DBD meningkat tajam hingga 47 kasus," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, dr Yayuk Sri Rahayu, Senin 9 Maret 2020.

Namun demikian Yayuk tidak memerinci kasus DBD tertinggi ditemukan di kecamatan mana saja. Menurutnya, tren sebelumnya wilayah kecamata yang paling banyak terjadi kasus DBD adalah Cikampek dan Klari yang meruapak daerah padat penduduk.

Baca Juga: Selain Pasien PDP Corona, Satu TKA Tiongkok Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Ulang di RSUD Garut untuk Pastikan Bebas dari Infeksi Virus

"Pada 2019 silam di Kecamatan Cikampek ditemukan 9 kasus warga yang terjangkit DBD," katanya.

Melihat kasus yang meningkat, lanjut Yayuk, Dinas Kesehatan telah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada semua Puskesmas di Karawang untuk melakukan sosilisasi program satu rumah satu pemantau jentik (Jumantik). Sosialisasi harus dilakukan secara berkala agar masyarakat terus waspada menghadapi penyakit DBD.

"Setiap keluarga harus punya seorang pengawas jentik nyamuk. Jika mereka menemukan jentik nyamuk, maka hari itu jiga harus dibasmi atau dibersihkan," kata Yayuk.

Baca Juga: Empat Pasien yang Diisolasi di RSUD Syamsudin Telah Pulang, Rumah Sakit Tetap Lakukan Pengawasan

Selain itu, lanjut dia, masyarakat juga diminta melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSM) secara serentak. Di antaranya menguras bak mandi minimal lima hari sekali, menutup penampungan air, mengubur barang yang berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X