RSHS Bandung Gelar Simulasi Penanganan Virus Corona, Perawat hingga Satpam Dilibatkan

- 6 Maret 2020, 18:31 WIB
Simulasi penanganan virus corona di RSHS Bandung.* /DOK RSHS BANDUNG

PIKIRAN RAKYAT - RSUP dr Hasan Sadikin atau RSHS gelar simulasi Kesiagaan Kegawatdaruratan dalam Menghadapi Covid-19, Jumat 6 Maret 2020. Kegiatan simulasi ini diawali dengan sosialisasi yang diikuti oleh 50 orang peserta yang terdiri dari Perawat, Dokter, Petugas Radiologi, Petugas Laboratorium, Cleaning Service, Satpam dan Petugas Ambulans.

Adapun alur simulasinya, pasien masuk ke IGD sendiri dengan kondisi demam, menggigil, batuk dan sakit tenggorokan. Skrinner di IGD memeriksa pasien menggunakan kuesioner kewaspadaan Covid-19. Petugas menggunakan APD (alat pelindung diri).

Pasien dibawa ke ruang triase ditemani keluarga. Dokter triase yang sudah memakai masker segera datang untuk melakukan anamnesa kepada pasien (riwayat bepergian/kontak, demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan) dan memeriksa pasien.

Baca Juga: Sekolah Ibu Kembali Hadir, Bima Minta Pelaksanaanya Dievaluasi

Dari anamnesa diketahui pasien baru tiga hari pulang dari negara terjangkit dan ada tanda influenza like syndrome. Dokter triase memutuskan untuk mengirim pasien ke ruang isolasi IGD untuk dilakukan observasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah diperiksa lebih mendalam diketahui adanya gejala covid-19 (tanda pneumonia), DPJP dan Tim Infeksi Khusus memutuskan untuk merawat pasien di RIIKK. Dilakukan koordinasi dengan Tim Infeksi Khusus dan petugas ambulans untuk membawa pasien ke RIIKK melalui luar RSHS. Pasien sampai di RIIKK yang sudah disambut oleh petugas keamanan yang membukakan pintu RIIKK.

Pasien masuk ruang RIIKK ditangani oleh petugas yang sudah menggunakan APD lengkap. Setelah pasien masuk, supir ambulans membersihkan seluruh ruangan ambulans dengan disinfektan sehingga siap untuk digunakan jika ada pasien lain yang menggunakan ambulans. 

Baca Juga: Polisi Gerebek Gudang Penimbunan Masker di Kota Bandung

Direktur Utama RSUP dr. Hasan sadikin, dr. Nina Susana Dewi Sp.PK(K) menyampaikan, simulasi ini dilakukan untuk melatih para petugas dalam menghadapi Covid-19. 

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X