Sekolah Ibu Kembali Hadir, Bima Minta Pelaksanaanya Dievaluasi

- 6 Maret 2020, 18:25 WIB
Ilustrasi Ibu-ibu pembuat tambang dari daun pandan.* /TATI PURNAWATI/"PR"

 “Jadi banyak kenapa di dalam rumah tangga itu tidak berjalan dengan baik, karena fungsi keluarga yang tidak tepat. Peran bapak, peran ibu dan peran anak-anak tidak sinkron,” terang Yane.

Baca Juga: Relokasi PKL Pedati-Lawang Saketeng Sepakat Ditunda hingga Malam Takbiran

Yane menyatakan, hasil kajian dan penelitian yang dilakukan IPB University dan Yayasan Cinta Keluarga Indonesia menunjukan interaksi suami-istri yang dialami peserta Sekolah Ibu semakin meningkat.

“Ketahanan keluarga juga meningkat, manajemen keuangan juga meningkat, manajemen stres juga ada perbaikan karena di dalam ada modulnya diajarkan mengenai manajemen stres. Lalu interaksi orangtua dan anak membaik,” jelas Yane. ***

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X