Selasa, 2 Juni 2020

Siap Laksanakan Pembangunan Rendah Karbon, Pemprov Jabar Didukung Pemerintah Jerman, Jepang, hingga Lembaga PBB

- 6 Maret 2020, 13:09 WIB
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat siap untuk memulai agenda Perencanaan Rendah Karbon.* /Dok. Press Release

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap untuk memulai agenda Perencanaan Pembangunan Rendah Karbon (PPRK) guna menindaklanjuti penandatanganan Nota Kesepahaman beberapa waktu lalu.

Penandatanganan ini melibatkan Kementerian PPN/Bappenas dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah dilakukan pada 2 April 2019 lalu.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menargetkan penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) serta 13,45 juta ton karbondioksida melalui kegiatan di sektor strategis seperti kehutanan, pertanian, energi, transportasi dan pengelolaan limbah.

Baca Juga: Ada Empat Kategori Identifikasi COVID-19, Dinkes: Penanganannya akan Berbeda sesuai Standar Operasional Prosedur

Direktur Perkembangan Hidup Bappenas Medrilzam mengaku penurunan emisi GRK menjadi salah satu sasaran makro pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

“Saat ini, penurunan emisi gas rumah kaca telah menjadi salah satu sasaran makro pembangunan dalam RPJMN 2020-2024.

"Menjadikan isu lingkungan setara dengan pertumbuhan ekonomi, penanggulangan kemiskinan, gini rasio, tingkat pengangguran terbuka dan indeks pembangunan manusia” ujar Medrilzam, dikutip dari Press Release yang diterima Pikiran-Rakyat.com.

Baca Juga: Dikabarkan Dua WNI ABK yang Dikarantina akan Dipindahkan ke Cikarang, Crisis Center COVID-19 Kabupaten Bekasi Beri Pernyataan

Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara kick off dan sosialisasi kegiatan PPRK Provinsi Jawa Barat pada Kamis 5 Maret 2020.

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X