Rabu, 3 Juni 2020

Masyarakat Purwakarta Disarankan, Batasi Kontak Langsung dengan Warga yang Sempat Bepergian ke Negara Terpapar Corona

- 4 Maret 2020, 17:59 WIB
ILUSTRASI wabah virus corona.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika meminta masyarakat mengantisipasi penyebaran virus corona. Ia pun menyarankan untuk membatasi kontak langsung dengan warga yang sempat bepergian ke negara-negara tertentu.

"Hindari kontak langsung dengan warga yang memiliki riwayat bepergian atau pulang dari luar negeri, yang negaranya terindikasi infeksi corona," kata Anne, Rabu 4 Maret 2020. Negara-negara yang dimaksud seperti Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan.

Baca Juga: Anies Baswedan dan Menteri Sosial Akan Hadir di Muktamar Ke-14 PUI, Panitia Imbau Peserta Waspada Corona

Penyebaran virus corona dinilai sudah semakin dekat, setelah ditemukan dua orang terinfeksi corona di Kota Depok beberapa waktu lalu. Meskipun demikian, Anne mengimbau masyarakat agar tidak panik.

Pemerintah daerahnya juga telah melakukan upaya mengantisipasi penyebaran virus tersebut. Salah satunya, dilakukan oleh Dinas Kesehatan setempat dengan membentuk Tim Gerak Cepat (TGC).

Baca Juga: Alokasi Dana Pendidikan Harus Berdampak pada Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia

Berdasarkan hasil pengamatannya, belum ada laporan warga Purwakarta yang terinfeksi Corona. Menurutnya, masyarakat bisa lebih beresiko tertular virus tersebut, apabila melakukan perjalanan ke luar negeri, khususnya negara-negara yang mewabah corona.

"Untuk saat ini, hindari bepergian ke negara-negara yang terindikasi corona. Kemudian, gunakan masker saat di tempat keramaian yang rentan penyebaran virus. Yang tak kalah penting, jaga kesehatan tubuh dengan mamakan bergizi seimbang, olahraga, dan tidur yang cukup," tutur Anne.

Baca Juga: IPB (Institut Pertanian Bogor) Peringkat 59 Dunia, untuk Kategori Pertanian dan Kehutanan

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Purwakarta mulai melakukan sosialisasi virus tersebut kepada masyarakat luas. Termasuk ke berbagai instansi untuk mencegah ada warga yang terjangkit.

"Sosialisasi termasuk memberikan langkah-langkah pencegahannya, seperti jangan panik, hindari kontak dengan pasien yang terindikasi, termasuk yang memiliki riwayat perjalanan yang negaranya terindikasi infeksi virus corona," tutur Kepala Dinas Kesehatan setempat, Deni Darmawan. ***

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X