Minggu, 5 April 2020

1.969 Warga Binaan Raih Remisi di Lapas Cikarang, 38 Langsung Bebas

- 27 Februari 2020, 19:11 WIB
ILUSTRASI remisi.*/DOK PR /null

PIKIRAN RAKYAT - Sebanyak 1.969 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Cikarang mendapat remisi di sepanjang 2019. Sebanyak 34 warga di antaranya langsung menghirup udara bebas.

Pemberian remisi dibagi dalam dua jenis yakni remisi umum yang dibagikan pada peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan remisi khusus yang diberikan pada hari besar keagamaan yang dianut oeh narapidana dan anak pidana yang bersangkutan.

Kepala Lapas Cikarang, Nur Bambang Supri Handono mengatakan, remisi merupakan salah satu sarana hukum yang penting dalam mewujudkan tujuan sistem pemasyarakatan.

Baca Juga: Indonesia Harus Terapkan Strategi Dagang yang Lebih Efektif Usai Dikeluarkan AS dari Negara Berkembang

“Remisi diberikan sebagai wujud apresiasi pencapaian perbaikan diri yang tercermin dari sikap warga binaan pemasyarakatan yang taat selama menjalani pidana, lebih disiplin, produktif dan dinamis,” ucap dia dalam media gathering yang digelar di Lapas Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis 27 Februari 2020.

Remisi menjadi salah satu program yang kini ditekankan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Selain sebagai apresiasi, pemberian remisi pun dinilai sebagai salah satu solusi pengurangan beban narapidana di lapas. Sebagai diketahui, kini jumlah narapidana melebihi kapasitas di setiap lapas.

Kendati demikian, kata Bambang, remisi tetap diberikan melalui prosedur yang berlaku, salah satunya Undang-undang Republik Indonesia nomor 12 tahun 1995 tentang Pemasyarakatan.

Baca Juga: Tunjukan Performa yang Menjanjikan di Liga Primer Inggris, Pemain Tengah Wolves: Kami Tidak Memikirkan Soal Liga Champions

“Tolok ukur pemberian remisi tidak didasarkan pada latar belakang pelanggar hukumnya, akan tetapi didasarkan pada perilaku mereka selama menjalani pidana. Remisi dapat dipandang sebagai sebuah instrumen yang penting dalam pelaksanaan sistem pemasyarakatan, yaitu dalam kerangka untuk memberikan stimulus bagi narapidana agar selalu berkelakuan baik,” ucap dia.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X