Keberangkatan Ratusan Jemaah Umrah asal Purwakarta Terancam Mundur

- 27 Februari 2020, 18:54 WIB
ILUSTRASI kabah di Mekah, tujuan ibadah haji dan umrah.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Ratusan calon jamaah umrah asal Kabupaten Purwakarta terancam tak jadi diberangkatkan ke Arab Saudi. Hal itu menyusul penghentian sementara oleh otoritas terkait di negara tujuan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Sejumlah pengusaha biro perjalanan umrah memastikan tidak ada jamaah yang dirugikan atas kebijakan itu.

"Prihatin tentunya atas kebijakan dari Pemerintah Saudi dengan tetap meyakini dasar pertimbangan yang matang, suspend ini diambil," kata salah seorang pengusaha lokal, Zahra, Kamis 27 Februari 2020.

Baca Juga: David Beckham Sebut Ole Gunnar Solskjaer Punya Satu Sifat yang Sama dengan Sir Alex Ferguson

Direktur Biro Perjalanan Umrah Al-Muhajirin itu mengatakan jadwal keberangkatan selanjutnya pada 21 Maret 2020. Rombongan jamaah yang akan ikut dalam keberangkatan itu tercatat sebanyak 191 orang

Zahra mengatakan pihaknya saat ini masih berkoordinasi dengan pihak vendor terkait untuk memastikan penutupan umrah tidak menimbulkan kerugian materil. "Pihak maskapai mengkonfirmasi akan mereschedule dan tidak ada jamaah yang dirugikan secara material," ujarnya.

Namun, ia berharap situasi keamanan di Arab Saudi segera terkendali. Sehingga, jamaah umrah asal Purwakarta bisa tetap diberangkatkan sesuai jadwal yang telah direncanakan sebelumnya.

Baca Juga: Warga Gunungcupu Ciamis Menagih Janji Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Harapan yang sama diungkapkan pemilik Biro Perjalanan Haji dan Umrah PT Humairaa Wisata Grup, Siti Maesaroh.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X